Mojokerto (beritajatim.com) – Ribuan pencari kerja memadati halaman STIE Darul Falah, Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, dalam gelaran Job Fair 2025. Acara ini diselenggarakan oleh SMK Raden Rahmat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.
Sejak Rabu (21/5/2025) pagi, ribuan anak muda terlihat sibuk menunduk menatap layar ponsel. Bukan untuk membuka media sosial, melainkan memindai barcode lowongan kerja yang terpajang di deretan booth 27 perusahaan peserta. Antusiasme mereka sangat tinggi, terlihat dari antrean dan interaksi yang aktif di setiap stan.
Mayoritas pencari kerja berasal dari kalangan generasi Z dan milenial, dua generasi yang saat ini mendominasi pasar tenaga kerja di Indonesia. Salah satu peserta, Dedy Firnando (29), warga Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ini yang mengaku datang sejak pagi untuk mencari lowongan pekerjaan (loker).
“Saya sudah buat enam lamaran, tiga sudah saya taruh. Harapannya bisa cepat kerja karena sudah berkeluarga. Sudah satu tahun, saya tidak bekerja setelah sebelumnya menjadi karyawan di sebuah perusahaan kertas di Sidoarjo,” ungkapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Mohammad Taufiqurrahman, menjelaskan bahwa Job Fair 2025 ini bertujuan untuk mempertemukan langsung pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan.
“Job Fair ini memberikan platform bagi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai bakat dan kemampuan mereka. Di sisi lain, juga sebagai upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” terangnya.
Dari data yang dihimpun panitia, jumlah pendaftar Job Fair 2025 mencapai 9.354 orang, terdiri dari 5.012 peserta asal Mojokerto dan 4.342 dari luar daerah. Sementara itu, sebanyak 100 posisi jabatan ditawarkan oleh 27 perusahaan dari Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Malang, hingga Jombang. Sektor yang tersedia meliputi keuangan, keramik, makanan-minuman, furniture, dan jasa konsultan.
Sementara itu, Kepala SMK Raden Rahmat, Nanang Bahrurrozi, menambahkan antusiasme peserta di luar dugaan. “Mayoritas adalah lulusan baru satu hingga dua tahun terakhir. Kami berharap Job Fair ini bisa menekan angka pengangguran, khususnya di Mojokerto,” katanya.
Pendaftaran Job Fair 2025 dibuka pada 21 Mei 2025 mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, TPT per Agustus 2024 sebesar 3,87 persen, turun 0,80 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini, jumlah pengangguran di Mojokerto tercatat mencapai 25.981 orang. [tin/but]






