Surabaya (beritajatim.com) – Ribuan mahasiswa baru (maba) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya melukis serentak dalam acara Project Social saat Mastama, Ordik, dan Expo UKM (MOX) pada Sabtu (21/9/2024) di kampus setempat.
Kegiatan ini mengangkat tema kesehatan mental dengan judul ‘Brainpression’, yang merupakan ekspresi dari pikiran dan perasaan individu terkait tantangan yang dihadapi.
Selain melukis, mahasiswa juga mengadakan kampanye kesadaran kesehatan mental. Lukisan-lukisan yang dihasilkan kemudian dipajang di berbagai titik kampus untuk mengingatkan pentingnya isu kesehatan mental, yang semakin menjadi perhatian generasi muda.
Kepala Kemahasiswaan UM Surabaya Khoirul Anam menjelaskan bahwa mayoritas mahasiswa baru adalah generasi gen z. Menurut penelitian, generasi ini paling rentan mengalami stres.
Khoirul merujuk pada studi dari The American Art Therapy Association, yang menyebutkan bahwa aktivitas kreatif selama 45 menit dapat mengurangi kadar kortisol dan stres.
“Gangguan kesehatan mental yang umum terjadi di generasi z meliputi kecemasan, depresi, dan bunuh diri,” ungkap Khoirul.
Ia menambahkan, meskipun media sosial dapat menjadi sarana ekspresi, dampak negatif seperti cyber bullying dan adiksi juga mengancam kesehatan mental mereka.
“Media sosial sering menyebabkan gen z membandingkan diri mereka dengan orang lain, yang dapat mengakibatkan penurunan kepercayaan diri,” tambahnya.
Khoirul berharap kegiatan ini dapat menjadi alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan mental dengan cara yang sederhana dan dapat dilakukan di mana saja, sehingga gen z dapat mengekspresikan emosi mereka.
Nailla Zahwa Nur Sasongko, mahasiswa baru jurusan S1 Fisioterapi turut menjelaskan bahwa dalam proyek sosial ini, ia melukis sosok yang depresi, menggambarkan kepadatan pikiran dan perasaan yang mengganggu.
“Lukisan saya mencerminkan seorang yang depresi, kepalanya penuh dengan pikiran, seperti beban tugas dan masalah hubungan,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan bagi kondisi anak muda saat ini dan dapat membantu meredakan stres melalui ekspresi kreatif. [ipl/kun]






