Lamongan (beritajatim.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan berhasil mengungkap kasus penganiayaan terhadap seorang remaja di bawah umur berinisial NAP, yang ditemukan dalam kondisi luka-luka dan tak sadarkan diri di Taman Telaga Dapur, Kecamatan Lamongan, Senin (16/6/2025).
Korban yang berasal dari Kecamatan Kalitengah itu diduga menjadi korban penganiayaan pada Minggu (15/6/2025) malam di sebuah pusat kuliner di Lamongan. Setelah insiden penganiayaan, NAP sempat melarikan diri ke kawasan Telaga Dapur untuk menyelamatkan diri. Ia baru ditemukan keesokan harinya oleh warga yang sedang jogging, dalam keadaan lemas dan terluka parah.
“Sudah terungkap, baru satu orang (tersangka) yang kami amankan,” ungkap Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, Selasa (17/6/2025).
Tersangka yang telah ditangkap berinisial DS (29), warga Lamongan, dan diamankan di wilayah Kabupaten Gresik. Rizky menyebutkan bahwa dugaan sementara pelaku penganiayaan lebih dari satu orang, dan saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus.
“Saat ini masih dalam pengembangan,” lanjutnya.
Sebelumnya, temuan remaja tak sadarkan diri ini mengejutkan warga sekitar Telaga Dapur, tepatnya di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Warga yang pertama kali melihat korban segera melapor ke Ketua RT setempat, yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Lamongan untuk penanganan lebih lanjut. [fak/beq]






