Surabaya (beritajatim.com) — Kecelakaan tragis menimpa tiga remaja di Jalan Dukuh Bulak Banteng, Sidotopo, Surabaya, Jumat (25/7/2025) dini hari. Ketiganya diduga berboncengan tiga menggunakan sepeda motor dan salah satu korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Ketiga korban masing-masing berinisial A (14), R (17), dan R (16), merupakan warga Tambak Wedi, Surabaya. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan korban meninggal dunia adalah R (16), yang saat kejadian berada di posisi tengah atau dibonceng.
“Saat petugas tiba di lokasi, 3 korban (tergeletak) di bahu jalan. 2 orang dalam kondisi sadar dan 1 orang kondisi tidak sadar, dinyatakan meninggal dunia,” ujar Linda.
Korban yang mengendarai sepeda motor, A (14), mengalami nyeri di tangan kanan. Sementara satu korban lain, R (17), menderita cedera otak sedang. Korban meninggal langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soetomo didampingi keluarga, sedangkan dua korban lainnya dirawat di RSUD dr. Soewandhi dan sebagian dibawa pulang oleh keluarga masing-masing.
“Sedangkan untuk korban luka-luka, ada yang dirujuk ke RS dr. Soewandhi dan ada yang langsung dikondisikan oleh pihak keluarganya sendiri,” kata Linda.
Proses evakuasi melibatkan aparat kepolisian dari Polsek Kenjeran. Petugas juga mengamankan sepeda motor Honda Beat bernopol W 3435 QD milik korban sebagai barang bukti.
“Untuk barang bukti roda dua (Honda Beat W 3435 QD) dikondisikan oleh petugas kepolisian setempat,” pungkasnya. [ram/beq]






