Malang (beritajatim.com) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, melepas pemberangkatan dua bus mudik gratis yang berjumlah 83 orang. Kedua bus diberangkatkan memiliki dua rute berbeda, bus pertama melintasi rute Malang-Lumajang, bus kedua menuju Malang-Ponorogo.
Program ini diinisiasi oleh Mudirul Ma’had Al Aly UIN Malang bekerjasama dengan Kepala Bagian Umum dan Lembaga Amil Zakat dan Wakaf (El-Zawa) UIN Malang. Saat pelepasan, Rektor berpesan pada pemudik agar menjaga kesehatan dan sampai tujuan dengan selamat.
“Untuk para pemudik jangan lupa sungkem kepada kedua orang tua setelah sampai di tempat tujuan. Tetap jaga sikap sopan santun dan memposisikan diri sesuai dengan peran masing-masing,” ungkap Prof. Zainuddin, Jumat (5/4/2024) di halaman Rektorat UIN Malang.
Rektor UIN Malang menekankan pentingnya rasa peduli dan solidaritas antar sesama. Terutama dalam momen yang sakral seperti perayaan Idul Fitri.

“Layanan mudik gratis ini menjadi wujud nyata dari kepedulian kami terhadap para pemudik yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Program mudik gratis ini telah diapresiasi secara luas oleh mahasiswa dan masyarakat sekitar,” ujar Prof Zainuddin dengan hangat.
Masyarakat menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk dukungan nyata dari perguruan tinggi dalam mendukung proses pulang kampung saat Lebaran. Menurut Prof. Zain, semangat berbagi dan peduli sosial harus tetap terjaga, bukan hanya di momen tertentu, tetapi juga sepanjang tahun.
“Kami harap kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan layanan transportasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama,” imbuhnya.
Dengan pelepasan ini, dua bus mudik gratis tersebut berangkat dengan penuh doa dan harapan untuk para pemudik agar merayakan Idul Fitri dengan bahagia bersama keluarga tercinta.
Prof Zain juga mengucapkan doa agar seluruh pemudik dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman dan kembali ke Malang dengan selamat. Ia berharap dapat membantu pemudik untuk merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa khawatir akan biaya transportasi.
“Setelah lebaran ini, semoga mereka dapat kembali ke Malang dengan selamat dan penuh keberkahan,” doanya diamini seluruh peserta mudik gratis. (dan/ted)






