Florida (beritajatim.com) – Sejak diresmikan sebagai entrenador baru Real Madrid akhir bulan lalu, Xabi Alonso selalu berucap bahwa dia akan menghadirkan permainan yang membuat Real kembali berjaya. Tetapi, bukti di lapangan menyajikan hal berbeda. Baru saja, Real ditahan Al Hilal 1-1 pada debutnya di matchday pertama Piala Dunia Antarklub.
Padahal, selain Kylian Mbappe yang absen karena flu, Xabi menurunkan skuad terbaiknya. Termasuk dua rekrutan baru Dean Huijsen dan Trent Alexander-Arnold. Mereka sama-sama mengisi starting XI pada laga yang dimainkan di Hard Rock Stadium, Florida, itu.
Bahkan, yang mencetak gol Real adalah striker jebolan Castilla, Gonzalo Garcia, pada menit ke-34. Tetapi, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Al Hilal menyamakan kedudukan via eksekusi penalti Ruben Neves tujuh menit berselang.
Secara permainan, Al Hilal juga lebih mendominasi dengan 55 persen ball possession. Sedangkan Real hanya kebagian 45 persen sisanya.
Hasil itu membuat posisi Los Merengues di grup H tidak aman. Sebab, jika ada pemenang pada laga antara CF Pachuca dan RB Salzburg pagi ini, maka posisi Real akan tergeser.
Debut Xabi “disempurnakan” oleh kegagalan Ernesto Valverde mengeksekusi penalti. Momen itu terjadi di injury time yang bisa menentukan tiga poin bagi Real.
“Hasilnya mengecewakan. Tetapi, ini hanya soal waktu. Kami bahkan hanya memiliki tiga kali latihan (sebelum melawan Al Hilal, Red)” papar Xabi dilansir Managing Madrid.
Laga selanjutnya bagi Real adalah melawan CF Pachuca (23/6) dan RB Salzburg (27/6). Real harus minimal mendapat 4 poin dari dua laga tersebut untuk lolos 16 besar.
Di lain sisi, laga kali ini juga jadi debut Simone Inzaghi bersama Al Hilal. Berbeda dari Xabi, menahan Real di laga pertama jadi prestasi tersendiri.
“Tim ini memiliki karakter dan kepercayaan diri tinggi,” ucap Inzaghi. (dio)






