Tuban (beritajatim.com) – Ratusan warga binaan Lapas Kelas II B Tuban mengikuti Sosialisasi Pemilu tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban pada Jumat (2/2/2024). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait Pemilu 2024 kepada para warga binaan, termasuk mengenalkan calon Presiden, Wakil Presiden, jumlah Calon Legislatif (Caleg) dan Parpol atau DPD.
Anggota Komisioner KPU Tuban Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat Zakiyatul Munawaroh menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya untuk memberikan hak yang sama kepada para warga binaan dalam Pemilu 2024.
“Dalam pemilu ini, kita wajib memberikan mereka hak yang sama seperti diluar Lapas maupun yang ada di Lapas,” ucap Zakiyatul Munawaroh.
Zakiyah menjelaskan bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Lapas Tuban awalnya sebanyak 375 orang, namun setelah ada yang keluar dan masuk, jumlah DPT menjadi 259. Kemudian, dengan adanya tambahan warga binaan baru, total DPT di Lapas Tuban saat ini menjadi 498.
“Jadi yang sisa masuk kemarin itu diluar DPT itu masuk di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb),” imbuhnya.
Selain warga binaan, sekitar 10 orang pegawai Lapas Kelas II B Tuban juga masuk DPTb karena mereka bukan asli warga Tuban dan tidak bisa pulang pada saat pencoblosan 14 Februari mendatang.
“Karena mereka juga menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan di Lapas Kelas II B Tuban ada 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Zakiya.
Kepala Lapas Kelas II B Tuban Edi Kuhen mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan DPT dan DPTb dan perwakilan calon DPTb untuk mengikuti sosialisasi Pemilu 2024 oleh KPU Tuban.
“Jumlahnya saat ini 498 dan yang terdaftar di DPT sekitar 375 karena ada yang keluar masuk juga jadi sekitar 259 warga binaan,” tutur Edi Kuhen.
Edi Kuhen berharap seluruh warga binaan dapat berpartisipasi dalam Pemilu 2024 dan menggunakan hak pilih mereka sesuai dengan keinginan hati.
“Harapan kami warga binaan semuanya bisa mengikuti,” pungkasnya.
Sosialisasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa para warga binaan mendapatkan informasi yang akurat tentang Pemilu 2024 dan dapat menggunakan hak pilih mereka dengan penuh tanggung jawab. [ayu/beq]






