Surabaya (beritajatim.com) – Dalam 7 bulan omset bisnis Haris Fattah, sudah meningkat 4 kali lipat. Haris yang memiliki usaha pertanian kotoran kambing ini mengaku tak percaya.
“Awalnya omset saya hanya Rp 1,5 juta per bulan tetapi dalam 7 bulanan ini sekarang naik jadi Rp 8 juta. Dari yang awalnya hanya menjual kompos fermentasi kotoran kambing sekarang sudah memiliki produk turunan berupa pupuk cair,” ungkap Haris yang menamakan produknya dengan merek “Agri” itu.
Haris mengaku selama 7 bulan ini intens mengikuti berbagai pembinaan dan pelatihan bisnis praktis dari program YOUth Business Learning ASpiraTion (YOU-BLAST) yang diselenggarakan Citibank N.A., Indonesia (Citi Indonesia) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) dengan dukungan Citi Foundation.
Program ini mengajak sebanyak 102 pengusaha muda di Sidoarjo, Surabaya dan Bandung Raya mengembangkan bisnis inovasi mereka.
Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari, mengungkapkan bonus demografi dan dominasi populasi kaum muda menjadi salah satu alasan dari program YOU-BLAST. Program YOU-BLAST merupakan program pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi pengusaha muda berusia 18-28 tahun yang digagas oleh PrestasiJunior Indonesia bersama Citi Indonesia serta didukung oleh Citi Foundation.
“Program ini diinisiasi untukmembekali generasi muda yang sedang merintis usaha dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang dibutuhkan dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis. Pada implementasinya yang perdana, program ini akan memberikan kesempatan bagi pengusaha muda di wilayah Bandung Raya dan Sidoarjo,” jelasnya usai acara kelulusan 50 peserta YOU-BLAST Sidoarjo dan Surabaya di Hotel Royal Tulip Darmo, Surabaya, Selasa (14/3/2023) sore.
[berita-terkait number=”4″ tag=”citibank”]
Sejak Maret tahun lalu sekitar 7 bulan mereka telah mengikuti serangkaian pelatihan dan pendampingan intensif agar dapat mengelola bisnis secara lebih terstruktur dan mampu meningkatkan skala bisnis mereka secara berkelanjutan. Hasilnya, bisnis mereka mampu mengumpulkan total pendapatan hingga mencapai Rp 5,3 miliar dan menciptakan kesempatan kerja bagi 383 orang selama tujuh bulan beroperasi.
Academic Advisor & Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner menjelaskan program ini merupakan pengembangan dari program USAID-JAPRI (JAdi Pengusaha mandiRI) yang telah sukses dilaksanakan di Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Pacitan, di bawah koordinasi Bappeda Jawa Timur di tahun 2017-2020, serta program Youth Entrepreneurship Education (YEE) yang saat ini sedang diimplementasikan di Kota dan Kabupaten Jayapura.
“Setelah lulus, para peserta YOU-BLAST akan dilepaskan untuk menjadi pengusaha mandiri setelah 7 bulan masuk dalam program incubasi. Saatnya mereka menjadi pengusaha tangguh dengan bekal ilmu yang sudah didapatkan,” jelasnya.
Robert Gardiner berharap dari peserta YOU-BLAST mampu mandiri dan berkontribusi menciptakan lapangan kerja di lingkungan sekitarnya.
“Pelaksanaan YOU-BLAST kali sangat bagus dengan omset yang bagus. Kita berusaha membentuk ekosistim diantara peserta YOU-BLAST sehingga terjalin sinergi menguntungkan untuk menjadi pengusaha tangguh dan sukses,” katanya.
Selanjutnya selesai proses pelatihan, pendampingan dan pembinaan bisnis, peserta dinilai untuk mendapatkan sertifikat ketuntasan program. Dalam kegiatan ini, peserta juga memamerkan produk dari bisnis andalan mereka sehingga bisa lebih berkembang dan dikenal luas.[rea]






