Naples (beritajatim.com) – Kedatangan Kevin De Bruyne musim ini membuat SSC Napoli optimistis bahwa lini depan makin tajam. Sebab, De Bruyne adalah bestie Romelu Lukaku. Dari 79 laga bersama, Lukaku mencetak 16 gol hasil assist De Bruyne dan De Bruyne mencetak 3 gol hasil assist Lukaku.
Tetapi, nyatanya justru duet maut Partenopei bukan mereka berdua. Melainkan De Bruyne dengan Rasmus Hojlund. Kamis dini hari (2/10/2025), Hojlund mencetak brace (36′ dan 79′) yang semuanya berasal dari assist De Bruyne untuk kemenangan 2-1 atas Sporting CP pada matchday kedua fase liga Liga Champions.
Bagi Hojlund, kini dia telah mengemas 3 gol dari 5 laga bersama Napoli. Untuk De Bruyne, dia telah menyumbang 3 gol dan 2 assist dalam 7 laga.
“Aku berterima kasih kepadanya (De Bruyne, Red). De Bruyne adalah legenda di olahraga ini. Setiap dia menguasai bola, aku yakin kami akan cocok,” papar Hojlund dilansir Football Italia seusai laga yang dimainkan di Stadio Diego Armando Maradona itu.
Duet Hojlund-De Bruyne memiliki kesamaan; berasal dari Manchester. Mereka sama-sama terbuang. Jika Hojlund disingkirkan lantaran Manchester United membeli Benjamin Sesko, De Bruyne dibuang karena usianya terlalu uzur (34 tahun) untuk mendapatkan perpanjangan kontra bersama Manchester City. Dan, mereka berdua membuktikan bahwa penilaian tersebut salah besar.
“De Bruyne menghabiskan 10 tahun bersama Manchester City yang memainkan sepak bola level tertinggi. Keberadaannya di tim ini sangat krusial. Bahkan, aku sebenarnya terkejut dia bisa bergabung bersama kami,” papar allenatore Napoli Antonio Conte.
Opsi lini depan Napoli bakal beragam dan kian tajam ketika Lukaku kembali merumput Desember mendatang. Striker Belgia itu sedang menjalani pemulihan cedera hamstring sejak Agustus lalu. (dio)






