Lumajang (beritajatim.com)– Sebuah danau indah yang terletak di kaki Gunung Semeru, Ranu Regulo. Semakin populer di kalangan wisatawan. Danau yang konon terbentuk dari adanya letusan gunung berapi dahsyat di masa lalu ini menawarkan keindahan alam memukau dengan latar belakang Gunung Semeru yang menjulang.
Akses menuju Ranu Regulo terbilang mudah. Wisatawan dapat mencapai lokasi dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Namun, perlu diingat bahwa jalan menuju lokasi banyak tanjakan, turunan dan tikungan tajam, terutama dari pos Jemplangan Bromo menuju Ranu Pani. Jalan yang relatif sempit menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara.
Sesampainya di Ranu Pani, pengunjung akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp5.000. Bagi yang ingin berkemah, terdapat biaya tambahan sebesar Rp19.000 sudah termasuk asuransi. Anak anak dibebaskan dari biaya camping, sedangkan pengunjung yang tidak berkemah tidak dikenakan biaya tambahan.
Dengan suhu udara yang rendah, Ranu Regulo menawarkan kesegaran yang berbeda dari perkotaan. Hamparan air yang berwarna biru kehijauan, dikelilingi bukit hijau dan gunung menciptakan panorama alam yang memukau.
Wahyu, Mahasiswa Universitas Jember yang baru saja mengunjungi Ranu Regulo mengungkapkan,
“Suasanya tuh tenang banget, udaranya dingin jadi kalo kesini mending pake yang tebel, tapi kalo mau kesini jangan pas liburan deh……. rame banget soalnya,” ungkapnya.
Selain keindahan alamnya, Ranu regulo dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung, seperti warung yang menyediakan makanan dan kayu bakar untuk membuat api unggun, pengunjung juga bisa mengisi ulang ponsel dengan biaya Rp5.000 per ponsel. Tersedia toilet dengan biaya masuk Rp2.000 hingga Rp5.000 serta rumah konservasi tanaman yang dapat dikunjungi kapan saja.
Ranu Regulo emang lebih dikenal sebagai titik awal pendakian Gunung Semeru. Banyak pendaki yang memilih untuk berkemah di sekitar Danau sebelum memulai pendakian. Suhu di sekitar danau juga cukup rendah, sehingga disarankan bagi para pendaki untuk membawa perlengkapan lengkap, seperti matras, sleeping bag dan pakaian tebal.






