Lumajang (beritajatim.com) – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya yang signifikan pada hari Sabtu (15/6/2024). Dalam kurun waktu 12 jam, sejak pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengeluarkan letusan sebanyak 100 kali.
Meskipun asap kawah tidak terlihat jelas akibat kabut tebal, pantauan CCTV PPGA menunjukkan bahwa Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar yang mengalir ke area Besuk Kobokan. Aliran lava pijar ini mencapai jarak 1,5 kilometer berdasarkan laporan Pos Pantau Gunung Sawur melalui grup Whatsapp Info Semeru.
Masyarakat di sekitar Gunung Semeru diimbau untuk selalu waspada mengingat status gunung yang masih berada di Siaga Level III. Petugas pos pantau juga menghimbau para penambang pasir di area Besuk Kobokan untuk berhati-hati terhadap potensi awan panas yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Agar aktivitas pertambangan memperhatikan situasi ini dan mematuhi rekomendasi jarak luncur guguran lava pijar yang sudah di atas 1500 meter, awan panas bisa terjadi kapan saja” ujar Arif Relawan Bencana Gunung Semeru.
Lebih lanjut, Petugas Pos Pantau Gunung Api Semeru, Yadi Yuliandi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sepanjang sungai Besuk Kobokan dan sungai lainnya dalam radius 13 kilometer dari gunung.
“Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di area Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dan aturan ini juga berlaku untuk area sungai lainnya,” terang Yadi Yuliandi.
Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk mewaspadai area dalam radius 500 meter dari sempadan sungai Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Sat, dan Besuk Kembar.
Sungai-sungai kecil lainnya di sekitar area tersebut juga berpotensi terkena dampak perluasan awan panas guguran, guguran lava, dan lahar yang mengalir langsung dari puncak Gunung Semeru.
“Masyarakat harus waspada terhadap potensi perluasan awan panas guguran, guguran lava, dan lahar yang mengalir langsung di area Besuk Bang, Besuk Kobokan, Besuk Sat, dan Besuk Kembar serta sungai-sungai kecil lainnya,” lanjutnya. [kun]






