Ragam

Perbedaan Rendang Malaysia dengan Rendang Indonesia dari Segi Teknik Memasak, Bahan dan Rasa

Foto rendang Indonesia khas Minangkabau (ezykitchenjkt)

Surabaya (beritajatim.com) – Rendang adalah makanan yang dikenal luas di Indonesia setelah Nasi Goreng atau Bakso. Kepopuleran makanan yang dikenal dari tanah minang ini sudah sampai internasional. Masih segar di ingatan kita ketika rendang dinobatkan sebagai makanan terenak nomor dua dunia versi salah satu media.

Beberapa pengusaha rendang Indonesia juga berhasil membawa makanan ini hingga pasar internasional. Seperti Ermaneli owner brand Rendang Uni Lili yang berhasil mengeskpor rendang ke AS dan Jepang.

Namun ternyata bukan hanya Indonesia yang memiliki makanan rendang. Negara tetangga, Malaysia pun memiliki makanan yang disebut rendang. Lantas apa perbedaan antara rendah Indonesia dengan Malaysia?

Jika dilihat dari kreasi ayam rendang yang dibuat peserta MasterChef UK yang sempat viral beberapa waktu lalu. Warna rendang cenderung kecoklatan seperti gulai.

Meskipun berasal dari akar yang sama, rendang Malaysia dan rendang Indonesia ternyata berbeda baik cara masaknya maupun hasil finish-nya. Rendang sendiri dikenal berasal dari tanah Minangkabau, daerah Sumatera Barat. Dipercaya sejak zaman dahulu, orang Minang yang memiliki tradisi merantau membawa rendang ke negara-negara tetangga termasuk Malaysia.

Di Malaysia rendang akhirnya mengalami asimilasi kuliner sehingga menghasilkan rendang yang berbeda dengan yang dikenal di Sumatera Barat.

Menurut William Wongso, seorang pakar kuliner, nama rendang sebenarnya adalah teknik memasak, bukan nama olahannya. Teknik memasak yang dimaksud adalah ‘merandang’ yang berarti memasak santan hingga gosong dengan api kecil.

Berikut perbedaan tendang Indonesia dan Malaysia

1. Bahan Untuk Membuat

Rendang Indonesia khas minang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses masaknya, bisa sampai 6 jam. Sebab bumbu dan santan harus dipastikan meresap dan mengental.

Karakteristik rendang ini lah yang menjadikannya awet hingga berminggu-minggu. Dan cocok dijadikan untuk bekal perjalanan jauh.

Hal ini berbeda dengan rendang Malaysia. Orang Malaysia menggunakan tambahan kerisik untuk membuat kuahnya mengental dengan cepat. Kerisik adalah sejenis kelapa parut yang disangrai hinga kecoklatan. Dengan adanya kerisik, santan berbumbu akan cepat terserap ke dalam kerisik dan mengental.

Kerisik ini juga membuat teksturnya berbeda dengan rendang Indonesia. Lapisan luar dagingnya jadi lebih mirip dengan empal Jawa, hanya saja kuahnya kental. Sementara itu, rendang Indonesia tidak menggunakan kerisik dalam kuahnya.

2. Rasa Rendang

Rasa rendang khas Minang lebih gurih dan pedas jika dibandingkan dengan rendang Malaysia. Rasa ini berasal dari bumbu-bumbu seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, daun kunyi, lengkuas, dan jahe.

Kemudian rasa yang berempah ini ditambahkan asam kandis sebagai penyeimbang. Asam kandis adalah buah asam keping yang dikeringkan. Tidak hanya itu, rendang juga terasa sedikit manis berkat proses karamelisasi selama rendang dimasak.

Sedangkan rendang Malaysia mendapatkan cita rasa manis dari gula jawa atau gula melaka. Mereka memasukkan gula ke dalam masakan untuk menyeimbangkan rasa pedas dan asam yang kuat dari rendang. Sedangkan rasa asam pada rendang Malaysia adalah berasal dari asam gelugur, yaitu buah garcinia yang sudah dikeringkan.

Itulah perbedaan rendang Malaysia dan rendang Indonesia dari segi bahan dan rasa. (Kai/ian)

Apa Reaksi Anda?

Komentar