Surabaya (beritajatim.com) – Menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan sangat penting untuk dilakukan. Hal ini perlu diperhatikan agar tidak timbul keluhan seperti iritasi atau gejala-gejala penyakit kelamin lainnya.
Meski aktivitas dirasa begitu padat, para wanita tetap tidak boleh lengah. Adapun berikut ini beberapa cara merawat area kewanitaan agar tetap sehat walaupun sedang sibuk, di antaranya:
1. Hindari pakaian ketat
Hal mendasar yang bisa dilakukan untuk menjaga area kewanitaan ialah dengan menggunakan pakaian longgar. Sebab pakaian yang terlalu ketat dan dipakai terlalu lama dapat membuat Miss V jadi iritasi karena tertekan atau tergesek dengan pakaian.
Selain itu, pakaian yang ketat juga dapat sebabkan area kewanitaan jadi lembab. Tentunya jika dibiarkan dapat mengundang bakteri yang dapat memicu bau tak sedap, keputihan, hingga rasa gatal.
2. Hindari produk pewangi untuk Miss V
Para wanita juga perlu memperhatikan produk-produk kewanitaan yang digunakan. Terlebih biasanya dalam memilih produk pewangi untuk Miss V, seperti tisu atau pembalut berpewangi. Memilih produk yang salah dapat membuat area intim jadi iritasi.
BACA JUGA: Daftar Antrian Jemaah Haji Lansia Ada 40 Ribu Lebih, Begini Rekomendasi Tim Kesehatan
3. Rutin mengganti pembalut/pantyliner
Menjelang menstruasi, gunakan pantyliner untuk mengurangi keputihan, sekaligus agar area kewanitaan tetap bersih dan tidak lembab. Kemudian saat menstruasi, kamu harus rutin mengganti pembalut sesuai banyaknya aliran darah. Mungkin kamu bisa menggantinya setiap 3 jam sekali. Hal ini mampu untuk mengurangi rasa gatal, bau tak sedap, hingga iritasi.
4. Konsumsi makanan pereda nyeri
Beberapa makanan yang dipercaya dapat meredakan nyeri ialah pisang dan telur. Kedua jenis makanan ini masing-masing mengandung potasium dan vitamin B6, sehingga dapat membantu meredakan nyeri atau kram perut, terlebih ketika sedang haid. Kamu juga bisa mengonsumsi susu agar rasa kembung dapat berkurang.
5. Gunakan pembalut ekstrak alami
Untuk area kewanitaan memang tidak boleh sembarangan, terlebih ketika haid. Banyaknya produk pembalut yang dijual dipasaran juga harus diperhatikan kandungan bahannya. Karena jika salah memilih dapat membuat area kewanitaan jadi gatal dan membuat kulit jadi iritasi.
Sebaiknya gunakan pembalut yang menggunakan ekstrak alami, seperti daun sirih. Karena daun sirih dikenal dengan kandungan antiseptik dan vitamin E, sehingga dapat mencegah bau, iritasi, hingga rasa gatal. (fyi/nap)






