Gresik (beritajatim.com) – Raut wajah Parto (56) yang berprofesi sebagai tukang becak semringah meski keringatnya mengucur deras usai mengayuh becaknya. Bapak dua anak ini hampir 17 tahun mencari rezeki dengan becak kesayangannya yang mangkal di perlimaan Sukorame Gresik.
Saat mendengar ada info ada bagi-bagi sembako di mall. Dengan cepat warga asal Trenggalek itu mengayuh becaknya. Bagi Parto nilai sebuah sembako sangat berarti bagi dirinya yang setiap hari hanya mendapatkan tak lebih dari Rp25 ribu.
“Saya bersama teman beramai-ramai ke mall karena ada pembagian sembako gratis,” ujarnya, Sabtu (6/04/2024).
Hal senada juga dikatakan oleh Giono (48) tukang becak asal Jombang. Dirinya bersama Parto tak berpikir panjang mendengar ada info bagi-bagi sembako gratis.
“Lumayan mas bisa buat ke kampung halaman dan dibagi bersama keluarga,” katanya sambil tersenyum.
Bagi Giono menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dirinya bersama rekannya bakal pulang ke kampung sambil membawa sembako. Meski tidak banyak tetap bersyukur ada perusahaan yang peduli terhadap profesinya.
Sementara General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun mengatakan, ada 75 tukang becak yang biasa beroperasi di wilayah Gresik yang mendapat sembako gratis.
“CSR ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan kepada tukang becak di Bulan Ramadhan. Ini juga merupakan salah satu bentuk apresiasi dan dukungan Gressmall kepada tukang becak Gresik yang telah bekerja keras di era pesatnya perkembangan teknologi,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk rasa syukur Gressmall atas pencapaian yang telah diraih selama ini.
“Melalui program berbagi kepada tukang becak. Kami berharap dapat melimpahkan keberkahan di masa sekarang dan masa yang akan datang,” imbuhnya. (dny/ian)






