Kediri (beritajatim.com) – Sejumlah santri mengalami gangguan pernafasan akibat kebakaran yang melanda sebuah rumah di kompek Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, pada siang Senin (5/8/2024).
“Yang benar-benar sakit, ada gejala sebelumnya ada sesak nafas ringan sekitar 5-10 orang,” ujar M Husnudin An Nur, selaku Pengurus Pondok Pesantren Putri Lirboyo Kota Kediri.
Keseluruhan santri yang mengalami gangguan pernafasan tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kebakaran terjadi di komplek Ponpes Lirboyo Kediri, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat proses pemadaman berlangsung, sejumlah mobil ambulans datang silih berganti untuk membantu membawa santri yang mengalami gangguan pernafasan.
Sementara itu, pihak pengurus memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut dan kini api sudah berhasil dipadamkan.
Tim medis dari berbagai rumah sakit pun segera meluncur ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama kepada para santri yang terdampak. Mobil ambulans terlihat hilir mudik membawa para santri ke rumah sakit terdekat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian berhasil memadamkan api setelah berjibaku selama beberapa saat.
Pihak pondok pesantren saat ini masih melakukan pendataan dan assesment terhadap kerusakan yang terjadi akibat kebakaran tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.[nm/ted]





