Jakarta (beritajatim.com) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu memuji sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Berbicara di depan wartawan usai peluncuran buku Tetralogi Transformasi AHY di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (10/8/2023) malam, ia menilai AHY sebagai figur yang memiliki pengalaman luas.
“Pak AHY adalah sosok yang telah mengalami berbagai pengalaman yang telah membentuk karakternya. Pengalaman tersebut telah membentuk kedewasaannya, dan kita memiliki keyakinan bahwa perjalanan beliau akan memberikan hasil yang positif,” terang Ahmad Syaikhu.
Dikatakan pula, dalam perjalanan panjangnya, AHY telah melalui karir di dunia militer selama bertahun-tahun sebelum akhirnya terjun ke dunia politik, termasuk sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada 2017, dan saat ini menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrat.
Meski demikian, pernyataan ini tak lantas jadi anjuran agar AHY menjadi bakal calon wakil presiden dari Anies Baswedan. Karena menurut Ahmad Syaikhu, PKS telah memberikan mandat kepada Anies Baswedan untuk memutuskan siapa yang akan menjadi cawapres pendampingnya pada Pilpres 2024.
Dua partai pendukung Anies lainnya, yakni Partai NasDem dan Partai Demokrat, juga telah menyerahkan keputusan akhir mengenai cawapres kepada Anies.
“Siapa cawapres yang akan mendampingi dalam Pilpres 2024, itu akan diumumkan oleh Pak Anies sendiri. Kami hanya memberikan pertimbangan-pertimbangan,” kilahnya.
BACA JUGA:
Survei SSC: AHY Cawapres Favorit Warga Jatim
Ahmad Syaikhu yakin bahwa Anies akan memilih cawapres yang terbaik untuk memenangkan Pilpres 2024. “Kami melihat Anies sebagai pribadi yang matang. Kapan pun kami mengumumkan, siapa pun yang dipilih, kami sepenuhnya percayakan pada Anies,” ucapnya.
Yang jelas, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, periode pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan berlangsung mulai 19 Oktober hingga 25 November 2023. Dan berlandaskan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh partai politik atau koalisi partai politik peserta pemilu yang telah memenuhi syarat yakni meraih setidaknya 20 persen dari total kursi DPR atau 25 persen dari total suara sah nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Dengan total 575 kursi di parlemen, pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024 harus mendapatkan dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.
Tak hanya itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh partai politik atau koalisi partai politik peserta Pemilu 2019 yang mampu meraih setidaknya 34.992.703 suara sah.
PKS Gelar Political Update IV
Pada saat bersamaan, DPP PKS saat ini tengah menggelar acara Political Update IV di Hotel The Golden Tulip, Kota Tangerang, Banten. Acara berlangsung selama tiga hari, dimulai dari Rabu hingga Jumat (9-11/8/2023).
Habib Aboe Bakar Al Habsyi, Sekjen PKS, dalam pembukaan acara menjelaskan bahwa tujuan utama dari Political Update ini adalah untuk memperkuat struktur kemenangan PKS dalam menghadapi tantangan Pemilu 2024.
Untuk itu ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan selama tiga hari tersebut untuk memperoleh wawasan dan informasi terkini yang akan mendukung pengembangan strategi dan rencana aksi yang matang di tingkat DPW PKS.
“Hasil dari Political Update ini akan membantu para pimpinan DPW dalam mempersiapkan mesin partai dengan sebaik-baiknya. Kita memiliki waktu sekitar enam bulan untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks,” ujar Habib Aboe. [hdl/ted]






