Gresik (beritajatim.com) – Pada perayaan Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, PT Freeport Indonesia (PTFI), produsen smelter hulu-hilir terbesar di dunia, menggelar upacara kemerdekaan serentak di lima lokasi berbeda: Tembagapura, Kuala Kencana, Nabire, Smelter Gresik, dan Jakarta.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 2.824 orang dengan tema ‘Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju’. Para peserta mengenakan pakaian adat dari Sabang hingga Merauke, selain uniform karyawan, menambah semarak dan kebersamaan dalam momen nasional ini.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, melalui live streaming pada 17 Agustus 2025, mengungkapkan pencapaian luar biasa perusahaan selama 58 tahun beroperasi. PTFI tidak hanya sukses dalam bidang pertambangan, tetapi juga berhasil mengembangkan industri smelter dari hulu ke hilir.
Khusus untuk Smelter Gresik, pada akhir Juli 2025, pabrik tersebut telah memproduksi 11,5 ton emas, serta 800 ribu ton katoda yang berperan besar dalam mendukung produksi mobil listrik di Indonesia.
“Tidak hanya emas, smelter PTFI di Gresik juga memproduksi 800 ribu ton katoda yang sangat cukup mendukung produksi 8 juta mobil listrik secara nasional,” ujar Tony Wenas, Minggu (17/8/2025).
Konstribusi PT Freeport Indonesia terhadap ekonomi nasional terbilang sangat signifikan. Pada tahun sebelumnya, perusahaan ini menyetorkan dana sebesar Rp 80 triliun ke pemerintah, yang meliputi pajak, dividen, dan kontribusi lainnya. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp11 triliun disalurkan ke Papua dan Rp 2 triliun digunakan untuk investasi sosial.
“Semua itu berkat kerja keras semua elemen. Apa yang dilakukan berbuah nyata kepada negara. Agar tetap memberi konstribusi yang sangat signifikan kepada negara,” tambah Tony Wenas.
PTFI tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga keselamatan kerja. Tony menegaskan bahwa perusahaan terus mendorong semua karyawan untuk bekerja keras dengan mengedepankan keselamatan kerja di setiap tahap operasional.
Dukungan dari pemangku kebijakan, menurut Tony, memiliki dampak yang langsung terasa pada keberlangsungan operasional perusahaan. Sebagai contoh, pada September 2024, mantan Presiden Jokowi meresmikan smelter single line terbesar di Gresik, dan pada Maret 2025, Presiden Prabowo Subianto meresmikan produksi pemurnian smelter di lokasi yang sama.
Dengan pencapaian-pencapaian tersebut, PT Freeport Indonesia terus memberikan kontribusi yang signifikan bagi Indonesia, baik dari sektor ekonomi maupun sosial. Keberlanjutan operasi perusahaan ini diharapkan akan terus memberikan dampak positif, baik di tingkat pusat maupun daerah. [dny/suf]






