Malang (beritajatim.com) – Tiga unit usaha baru dilaunching PT Brawijaya Multi Usaha (PT BMU), yaitu UB Catering, UB Science and Technology, dan UB Tour & Travel. Ketiga unit usaha ini memiliki fokus yang berbeda-beda.
UB Catering menjadi unit usaha yang berfokus pada makanan dan minuman. Sementara itu, UB Science and Technology fokusnya pada layanan barang dan alat laboratorium.
“Berbeda dengan laboratorium fakultas, kami juga sediakan berbagai kompetensi mahasiswa sehingga pasca lulus bisa bersaing dalam dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” jelas Direktur Utama PT BMU Dr. Edi Purwanto, S.Tp., M.M., saat Universitas Brawijaya (UB) mengadakan open house dalam rangka halal bihalal bersama mahasiswa.
Edi menambahkan unit usaha yang juga akan dilaunching adalah UB Tour & Travel. Unit usaha ini memiliki keunggulan dibanding dengan perusahaan lain yakni melayani kegiatan studi banding dengan pihak luar negeri baik dengan instansi maupun universitas.
Pada kegiatan bertema ‘Merawat Silaturahmi dan Menjemput Rezeki yang Barokah’ itu dalam laporanya Edi Purwanto juga menyampaikan PT BMU sebagai perusahaan yang baru saja diresmikan Januari 2024 lalu. Dalam waktu sekitar 3 bulan tersebut, PT BMU sudah memiliki tujuh unit usaha.
“Kami juga menyelesaikan 22 MoU dan PKS dengan berbagai stakeholder. PT BMU merupakan perusahaan milik Universitas Brawijaya, jadi 100% sahamnya dimiliki oleh UB,” tuturnya.
PT BMU juga menyediakan destinasi alam yang bekerjasama dengan UB Forest. Saat ini pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan 132 negara dan berbagai kampus luar negeri.

Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., mengapresiasi kinerja PT BMU karena prestasi kerja yang dicapai. Ia menyebut capaian ini merupakan hasil kerjasama dan kolaborasi yang baik dari PT BMU.
“Kita ingin badan usaha kita tidak hanya mementingkan profit, tetapi juga menjamin kualitas layanan kepada sivitas akademika dan seluruh stakeholder,” ucapnya.
Prof Widodo berharap keberadaan PT BMU ini, bisa berkontribusi dalam pemasukan UB dan dapat meningkatkan kualitas layanan kampus. Ia berharap perputaran ekonomi di UB dapat mencapai dua triliun rupiah, maka target yang harus dicapai adalah minimal 30%.
“PT BMU juga merupakan wajah dari UB. Sehingga diharapkan dapat berkontribusi besar dan meningkatkan branding yang selama ini telah dibangun oleh UB,” kata Widodo berharap. [dan/but]






