Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) melaunching RSUD Sidoarjo Barat di Desa Tambak Kemerakan Krian, dengan ditandai pemotongan pita, Jumat (1/4/2022).
Hadir pada acara itu jajaran anggota DPRD Sidoarjo. Di antaranya Wakil Ketua DPRD Bambang Riyoko, Ketua Komisi D Dhamroni dan anggota komisi D Bangun Winarso.
H. Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, saat ini pelayanan RSUD Sidoarjo Barat masih sebatas pelayanan rawat jalan. Jam pelayanannya hanya sampai sore. Bulan depan, pelayanan akan ditingkatkan. Seperti IGD 24 jam maupun pelayanan rawat jalan sampai malam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gus-muhdlor”]
“Soft launching ini masih rawat jalan dan pelayanannya masih sampai sore, dan ini sebagai uji coba sekaligus penerapan pelaksanaan dan evaluasi penyempurnaan menuju grand launching RSUD Sidoarjo Barat,” ucapnya.
Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor tersebut mengatakan grand launching RSUD Sidoarjo Barat akan dilakukan bulan Juni besok. Rencananya akan dilakukan Menteri Kesehatan RI. Oleh karenanya saat ini berbagai pembenahan pelayanan akan terus dilakukan.
“Kita berikan deadline khusus seperti bulan depan IGD harus 24 jam, bulan depan juga pelayanan rawat jalan malam harus mulai dilakukan serta beberapa tes alat kesehatan menuju grand launching di bulan Juni,” pintanya.
Putra KH Aoes Ali Masyhuri Bumi Shalawat itu meminta semua pihak mendukung keberadaan RSUD Sidoarjo Barat. Hal itu penting untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sidoarjo Barat berjalan baik. Dalam dua bulan ini dirinya juga membuka kotak saran dari masyarakat untuk menyempurnakan RSUD Sidoarjo Barat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sidoarjo”]
“Mari bersama-sama kita pastikan agar pelayanan untuk enam kecamatan di sekitar RSUD Sidoarjo Barat dalam rangka kuratif dan rehabilitatif terkait kesehatan bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Gus Muhdlor menambahkan, saat ini RSUD Sidoarjo Barat, berbeda pada umumnya, meski kategori rumah sakit tipe C, rumah sakit ini sudah dilengkapi Klinik Spesialis Bedah Orthopedi.
Sejak awal dibangun, alumnus Unair Surabaya itu sudah mengantisipasi kalau pelayanan kesehatan di rumah sakit Sidoarjo barat harus dilengkapi layanan bedah orthopedi atau bedah tulang. Adanya klinik bedah orthopedi maka penanganan korban kecelakaan bisa dilakukan lebih cepat karena tidak dirujuk ke RSUD Sidoarjo.
“Di wilayah Krian atau Sidoarjo barat ini merupakan daerah rawan kecelakaan, oleh sebab itu sejak awal saya minta rumah sakit ini harus ada dokter spesialis orthopedi,” jelasnya.
Selama ini bila terjadi kecelakaan di jalur Krian-Balongbendo, korbannya sering dirujuk ke RSUD Sidoarjo. Dari korban kecelakaan itu, yang sering dialami yakni masalah tulang patah, tulang retak atau keseleo.
“Percepatan penanganan korban kecelakaan penting dilakukan, dan rumah sakit ini sudah dilengkapi itu jadi bisa langsung ditangani, ” tuturnya.
Ada enam klinik yang dibuka untuk melayani rawat jalan. Keenam klinik itu yakni klinik spesialis anak, klinik spesialis kandungan dan kebidanan, klinik spesialias penyakit dalam, klinik spesialis jantung dan pembuluh darah, klinik spesialis orthopedi serta klinik spesialis bedah umum.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-sidoarjo”]
Sejumlah peralatan medis modern yang sudah tersedia untuk mendukung pelayanan kesehatan diataranya : USG 4 dimensi untuk kandungan dan kebidanan, USG 4 dimensi untuk pemeriksaan abdomen yang mendukung klinik penyakit dalam, dental panoramic untuk pemeriksaan gigi, Xray untuk mendukung pelayanan orthopedi, dan alat penunjang lainnya yang akan beroperasi pada saat layanan IGD dan rawat inap dibuka.
Jam operasionalnya dibuka mulai hari Senin – Sabtu mulai pukul 07.30 – 13.00 wib khusus hari Senin-Kamis untuk administrasi umum. Sedangkan hari Sabtu buka layanan sampai pukul 12.00 Wib. Sedangkan jam buka layanan klinik spesialis mulai pukul 07.30 – 11.00 Wib setiap hari Senin – Kamis. Untuk hari Sabtu jam pelayanan sampai pukul 10.00 Wib.
Meski baru beroperasi, RSUD Sidoarjo Barat sudah dilengkapi layanan antrian online. Antrian itu bisa diakses melalui aplikasi SATELIT SIBAR yang saat ini sedang proses disiapkan. “Bagi masyarakat yang memilih antrian manual bisa langsung datang ke loket pendaftaran di rumah sakit,” ujar Plt. Direktur RSUD Sidoarjo Barat dr. Abdillah Al Hadad. [isa/but]








