Surabaya (beritajatim.com) – Mayat pria bernama Mamat Zainal Abidin (42) ditemukan tergeletak di pinggir perlintasan rel Kereta Api (KA), Pagesangan, Kota Surabaya, Jumat (7/6/24) dini hari.
Korban merupakan warga asal Jalan Pagesangan Asri Tower, Surabaya. Dia tewas diduga usai tertamper KA Pasundan relasi Bandung-Surabaya Gubeng.
“Korban pertama ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Posisi korban tepat di samping rel,” ungkap Kabid Darlog BPBD Surabaya, Buyung Hidayat, Jumat (7/6).
Menurut Buyung, penyebab dari kematian korban masih diselidiki Tim Inafis Polrestabes Surabaya. Selanjutnya, korban dilarikan ke kamar mayat RSUD dr. Soetomo.
“Jenazah langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Dr. Soetomo oleh ambulance PMI. Pihak keluarga korban sudah tahu; dan turut mendampingi,” jelas Buyung.
Sementara itu, Kapolsek Jambangan Kompol Novy Herdyanto mengatakan bahwa hasil penyelidikan tim Inafis korban tewas ini terserempet KA Pasundan. Pada saat itu KA Pasundan melaju dari Sepanjang ke Stasiun Gubeng.
“Korban berjalan kaki dan terserempet kereta api. Ini murni kecelakaan dan tidak ada niatan bunuh diri korban. Karena, badan korban masih kondisi utuh,” pungkasnya. (ram/but)






