Sampang (beritajatim.com) – Pria yang nekat akhiri hidup di Sampang ternyata meninggalkan secarik kertas yang berisikan sebuah pesan. Hal ini dilakukan dengan duga agar identitasnya mudah ditemukan. Seorang pria inisial T (47) warga Dusun Pengarangan, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah bangunan kosong di pingir jalan raya Jungkarang, Kecamatan Jrengik.
Adapun isi pesan yang ada dalam secarik kertas berwarna putih tersebut bertuliskan nama dan alamat korban.
Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, di lokasi kejadian, ditemukan kertas warna putih bertuliskan nama dan alamat korban.
“Kertas itu bertuliskan pesan berupa nama korban, beserta alamatnya,” terangnya, Minggu (16/6/2024).
Ia menambahkan, selain kertas di lokasi kejadian ditemukan tali tampar panjang 2 meter, sebuah bak bekas wadah cat 5 Kg yang digunakan untuk pijakan, dan sepasang sandal diduga milik korban.
“Dengan petunjuk kertas bertuliskan nama dan alamat itu petugas kepolisian segera memberitahu pihak keluarga,” tambahnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang pria berkaos kuning dan bersarung ditemukan gantung diri di sebuah bangunan yang terletak di jalan raya Jungkarang, Kecematan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura.
Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie membenarkan kejadian tersebut, bahwa seorang pria inisial T (47) ditemukan gantung diri yang diperkirakan terjadi pada pukul 06.30 WIB tadi pagi.
“Korban diketahui warga jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan/Kabupaten Sampang,” terangnya.
Dedy menambahkan, dari keterangan pihak keluarga, korban sudah lama mengalami gangguan jiwa, dan menghilang sejak Sabtu (15/6/2024) kemarin.
“Pihak keluarga menerima atas musibah tersebut dan menolak untuk dilakukan otopsi, setelah dievakusi jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya.[sar/aje]






