Mojokerto (beritajatim.com) – Identitas pria yang diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke Sungai Brantas di Rolak Songo, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Selasa (1/7/2025) masih misterius. Diduga korban merupakan warga Sidoarjo.
Kapolsek Mojoanyar, IPTU Rizal Arisman saat dikonfirmasi mengatakan bahwa identitas korban masih belum diketahui. Namun berdasarkan nomor kendaraan yang ditinggalkan oleh korban di lokasi kejadian yakni sepeda motor Honda Beat nopol W 3029 ZX warna merah diketahui bahwa motor tersebut berasal dari Sidoarjo.
“Untuk identitas saat ini masih belum diketahui, tapi berdasarkan kendaraan korban, alamatnya dari Sidoarjo. Jadi, kemungkinan korban berasal dari Sidoarjo. Dugaan sementara adalah bunuh diri, tapi kami belum bisa memastikan,” ungkapnya.
Korban diketahui mengenakan kaos warna hitam, namun ciri-ciri fisik korban masih belum bisa dipastikan secara jelas. Pihak kepolisian telah mengambil sejumlah langkah penanganan. Sepeda motor korban telah diamankan sebagai barang bukti, dan dua orang saksi mata yang melihat kejadian telah dimintai keterangan.
“Langkah-langkah yang sudah kami lakukan, kita berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas, dan juga Kepala Desa setempat. Peralatan untuk pencarian sore ini segera dirapatkan ke lokasi. Setelah semua peralatan dan petugas siap, operasi pencarian akan langsung dilakukan. Secepatnya,” katanya.
Sebelumnya, seorang pria yang belum diketahui identitasnya diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Brantas di Rolak Songo, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Sebelum menceburkan diri, korban menitipkan sepeda motor miliknya ke klebet (pengatur arus lalu lintas). [tin/ian]






