Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri akan menjalani laga tandang penting saat menantang PSM Makassar pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Laga ini digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (23/4/2026) sore.
Persik datang ke Parepare dengan modal kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang pada laga sebelumnya. Hasil tersebut menjadi dorongan moral bagi skuad Macan Putih yang saat ini mengoleksi 33 poin dan menempati peringkat ke-12 klasemen sementara. Namun, posisi tersebut belum sepenuhnya aman dari ancaman tim-tim di bawahnya.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina menegaskan bahwa timnya tidak ingin menjadikan padatnya jadwal dan perjalanan jauh sebagai alasan. Ia menyebut seluruh pemain tetap memiliki tekad kuat untuk membawa pulang poin dari kandang lawan.
“Kami siapkan semuanya dalam waktu terbatas. Pemain hanya punya waktu recovery minim. Perjalanan kami ke Parepare juga melelahkan. Tapi semua sepakat, kami harus dapat poin dari pertandingan ini,” kata Marcos Reina.
Ia juga memastikan sebagian besar pemain inti tetap dibawa dalam lawatan ini. Ia menilai motivasi skuadnya tengah berada dalam kondisi positif setelah hasil kemenangan di laga sebelumnya.
“Sebagian besar pemain yang kemarin mengalahkan Persita Tangerang kami bawa ke sini. Saya yakin motivasi mereka untuk menang lagi makin tinggi. Kami akan bangga bila dapat kemenangan di kandang lawan,” ujarnya.
Di sisi lain, PSM Makassar juga tengah berada dalam situasi yang tidak ideal. Tim berjuluk Juku Eja tersebut kini menempati peringkat ke-14 dengan 28 poin, hanya berjarak dua angka dari zona degradasi yang ditempati Madura United.
Pada pertandingan terakhir, PSM harus menelan kekalahan 1-2 dari Borneo FC di kandang sendiri. Situasi tersebut membuat laga melawan Persik menjadi sangat penting bagi upaya mereka memperbaiki posisi klasemen.
Caretaker pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin menyoroti aspek mentalitas pemain sebagai faktor penentu dalam laga ini. Ia meminta seluruh skuadnya tampil dengan karakter kuat di tengah tekanan yang sedang dihadapi tim.
“Saya sudah mengingatkan kepada seluruh pemain bahwa pada pertandingan besok yang menjadi pembeda adalah mentalitas kalian,” ujar Ahmad Amiruddin.
Ia menambahkan bahwa kekuatan mental akan sangat berpengaruh dalam menentukan hasil akhir pertandingan, terutama dalam situasi sulit seperti yang sedang dialami PSM saat ini.
“Di masa-masa sulit seperti ini, mental akan menentukan seberapa jauh kita melangkah. Seberapa bagus hasil yang kita capai tergantung dari mentalitas kita sebagai individu maupun sebagai satu tim,” jelasnya.
Ahmad Amiruddin juga mengakui Persik Kediri kerap menjadi lawan yang menyulitkan PSM dalam beberapa pertemuan terakhir. Namun, ia tetap berharap anak asuhnya mampu tampil lebih efektif dan meraih hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri. (faw/but)






