Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC terus mematangkan komposisi skuad dengan menghadirkan Ardi Idrus sebagai bagian penting dalam proyeksi tim, sekaligus diyakini menjadi pelengkap kepingan puzzle taktis yang disiapkan dalam menghadapi ketatnya jadwal kompetisi Super League 2026-2027 mendatang.
Kehadiran pemain sarat pengalaman berusia 33 tahun berkat petualangannya melanglang buana bersama sejumlah klub tanah air, menjadi modal berharga bagi Laskar Sape Kerrab. Terlebih ia juga dikenal sebagai bek sayap yang tidak hanya menunggu datangnya serangan, tetapi justru kerap membantu serangan tim.
Bahkan pemain kelahiran Ternate, juga dikenal memiliki karakter agresif dalam memutus momentum lawan sejak di area depan, sehingga mampu meredam ancaman sebelum memasuki kotak penalti. Kemampuan tersebut menjadi elemen penting untuk membangun transisi menyerang yang cepat dan efektif.
Kehadirannya pemain sarat pengalaman itu diyakini menjadi pelengkap kepingan puzzle taktis yang disiapkan tim pelatih. Terlebih kabar ketertarikan Madura United terhadap Ardi Idrus memang telah beredar dalam bursa transfer sebelum perekrutan ini terwujud.
“Perekrutan ini melengkapi kepingan puzzle taktis Madura United. Ardi Idrus bukan tipe bek yang hanya menunggu serangan, melainkan pemutus momentum lawan di garis depan sebelum bahaya masuk ke kotak penalti,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, Sabtu (25/7/2026).
Terlebih sosok Ardi Idrus dikenal bukan sekedar bek yang hanya menunggu datangnya serangan, tapi ia juga dinilai memiliki karakter mampuni. “Pengakuannya bersama sejumlah tim besar di Indonesia juga menjadi modal berharga bagi tim, mulai dari mental bertanding, kepemimpinan, dan konsistensinya di level tertinggi diharapkan mampu memberikan keseimbangan sekaligus menjadi teladan bagi para pemain muda di dalam skuad,” ungkapnya.
“Karakter ini juga menjadi kunci utama untuk membangun transisi menyerang yang cepat. Pengalaman yang sudah melanglang buana juga menjadi modal penting bagi skuad ini,” pungkasnya.
Dengan kepastian bergabungnya Ardi Idrus, total terdapat 29 pemain yang tercatat sebagai bagian dari tim kebanggaan suporter Madura Bersatu yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air musim depan.
Sebelumnya terdapat sebanyak 28 nama yang dipastikan bergabung bersama tim, jumlah tersebut meliputi sebanyak 5 (lima) pemain di posisi penjaga gawang, masing-masing Adhitya Harlan, Angga Saputra, Moch Diky, Muhammad Bimasakti Andiko, dan Rendy Razzaqu.
Sebanyak 8 pemain lainnya di posisi bek, yakni Ahmad Rusadi, Brandon Scheunemann, Dede Sapari, Fauzan Hanif, Giovanni Numberi, Jorge Ambrosio Mendonça (Brasil), Muhammad Taufik Hidayat, dan Pedro Filipe Tinoco Monteiro (Portugal), Vava Mario Yagalo
Sebanyak 10 pemain lainnya menempati posisi gelandang, yakni Feny Ramzi Wirawan, Ilhamsyah, Iran da Conceição Gonçalves Júnior (Brasil), Jordy Wehrmann (Belanda), Juan Danilo Santacruz González (Paraguay), Kerim Palić (Bosnia and Herzegovina), Luiz Marcelo Morais dos Reis alias Lulinha (Brasil), Muhammad Taufany Muslihuddin, Paulo Domingos Gali da Costa Freitas (Timor Leste), Paulo Oktavianus Sitanggang, dan Rifqi Ray Farandi.
Sementara 4 (empat) lainnya merupakan pemain yang berposisi sebagai penyerang (striker), masing-masing Aji Kusuma, Jesey Wehrmann (Belanda), Joâo Pereira Albertine (Guinea-Bissau), serta M Riski Afrizal. [pin/ted]






