Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) merayakan Dies Natalis ke-71 dengan prestasi mentereng. Perguruan tinggi ini sah menduduki peringkat kedua terbaik di Indonesia.
Rektor Unair, Prof. Muhammad Madyan memaparkan capaian ini dalam Sidang Dies Natalis di Aula Garuda Mukti, Kampus C Unair, Selasa (11/11/2025).
Capaian fantastis itu terkait lonjakan signifikan dalam pemeringkatan global. Dalam lima tahun terakhir, kinerja Unair melesat.
Prof. Madyan mengungkapkan beberapa capaian terbaru. Antara lain, Unair berada di posisi 278 dunia dalam pemeringkatan dunia QS Ranking. Lalu, posisi 54 Asia dalam QS Asia University, sekaligus menjadikannya kampus nomor dua di Indonesia.
Sedangkan dalam pemeringkatan THE Impact Ranking, Unair berada di peringkat 9 dunia atau nomor satu di Asia Tenggara, dan nomor satu di Indonesia.
“Ini merupakan capaian dari seluruh sivitas akademika, bukan hanya rektor semata. Kami bekerja keras melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Hasilnya, pemeringkatan yang menurut kami cukup luar biasa,” ujar Prof. Madyan.
Meski sudah mendulang prestasi, Prof. Madyan tak mau berleha-leha. Target waktu dekat, Unair bakal mendorong kolaborasi erat antara kampus, industri, dan pemerintah.
Pihaknya juga akan memacu kreativitas dan inovasi seluruh sivitas akademika. “Tadi kami sudah sampaikan beberapa produk yang dihasilkan oleh para sivitas akademika. Memang sekali lagi cukup luar biasa,” ujarnya.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unair, Prof. Sunarto mengapresiasi tinggi capaian tersebut. Namun, ia memberi catatan penting atas capaian itu. Sebab baginya, meraih jauh lebih mudah daripada mempertahankan.
Ada tiga poin utama yang disorot oleh Prof. Sunarto, terutama mengenai sikap setelah meraih prestasi. “Dengan capaian yang spektakuler ini, Unair harus rendah hati. Tidak boleh sombong,” tegasnya.
Menurutnya, kesombongan akan menjadikan universitas kerdil dan enggan bersaing. “Kalau kita belum merasa lebih dari universitas lain, walaupun kita sudah ranking dua nasional, masih akan ada upaya terus-menerus untuk meningkatkan prestasi,” pungkasnya.
Dengan tetap rendah hati, menurutnya Unair akan menjadi kampus yang berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. [ipl/kun]






