Ringkasan Berita:
- BMKG Juanda memprakirakan Malang Raya akan didominasi cuaca cerah terik pada Minggu, 19 Juli 2026, dengan suhu Kota Malang mencapai 30 derajat Celsius.
- Kabut pekat berpotensi muncul pada malam hingga dini hari di sejumlah wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang.
- Kota Batu diprediksi mengalami suhu lebih dingin dengan kisaran minimum 13–15 derajat Celsius disertai perluasan kabut pada malam hari.
Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca terbaru untuk kawasan Malang Raya pada Minggu, 19 Juli 2026.
Berdasarkan analisis kondisi atmosfer dari pagi hingga malam hari, wilayah Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu secara umum diprediksi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan dengan suhu yang cukup hangat pada siang hari.
Wilayah Kota Malang yang mencakup Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun diperkirakan berada dalam kondisi cerah menyengat mulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.
Kondisi langit yang relatif bersih dari awan konvektif membuat paparan radiasi matahari terasa lebih kuat di sebagian besar wilayah.
Kawasan Sukun menjadi wilayah dengan sedikit variasi kondisi cuaca karena sempat mengalami fase cerah berawan tipis pada sore hari. Sementara wilayah lainnya tetap didominasi cuaca cerah sepanjang siang.
“Memasuki malam hari sekitar pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, cuaca di sebagian besar wilayah kota berangsur tenang dengan langit cerah berawan,” dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.
Memasuki larut malam hingga Senin dini hari, perubahan kondisi atmosfer mulai terjadi. BMKG memprakirakan fenomena kabut pekat berpotensi menyelimuti beberapa wilayah Kota Malang seperti Blimbing, Kedungkandang, Klojen, dan Lowokwaru. Sementara itu, Kecamatan Sukun diprediksi mengalami kondisi kabut asap.
Suhu udara di Kota Malang diperkirakan berada pada rentang 19 hingga 30 derajat Celsius. Warga yang beraktivitas pada malam hingga dini hari perlu memperhatikan potensi berkurangnya jarak pandang akibat munculnya kabut.
Di wilayah Kabupaten Malang, kondisi cuaca pada siang hari juga didominasi langit cerah terik di berbagai kecamatan. Area pesisir selatan seperti Bantur dan Donomulyo diprakirakan turut mengalami cuaca cerah dengan intensitas matahari yang cukup kuat.
Meski demikian, sejumlah wilayah Kabupaten Malang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kabut pada malam hari. Fenomena udara kabut pekat diprediksi mulai muncul sejak pukul 20.00 WIB di beberapa kecamatan, termasuk Dampit, Jabung, Karangploso, Kasembon, Ngantang, Singosari, Poncokusumo, Wagir, Wajak, dan Wonosari.
Kondisi kabut tersebut berpotensi menyebabkan penurunan jarak pandang, terutama bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan pada malam hari maupun menjelang pagi.
Sementara itu, Kota Batu menunjukkan dinamika cuaca yang lebih beragam dibandingkan wilayah Malang lainnya. Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo diprediksi mengalami kondisi berawan hingga cerah berawan sejak pagi hingga siang hari.
Perubahan mulai terlihat saat sore menuju malam. Sebaran kabut diprakirakan mulai memasuki wilayah Kota Batu sekitar pukul 17.00 WIB. Kondisi tersebut kemudian berkembang menjadi kabut pekat yang meluas pada pukul 20.00 WIB hingga Senin dini hari.
Wilayah Bumiaji diprediksi menjadi salah satu kawasan yang mengalami penyelimutan kabut lebih kuat, sementara Junrejo berpotensi mengalami udara kabut tebal. Suhu udara Kota Batu diperkirakan menjadi yang paling rendah di kawasan Malang Raya dengan kisaran minimum 13 hingga 15 derajat Celsius.
Masyarakat Malang Raya diimbau untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG, terutama bagi warga yang melakukan perjalanan malam hari, berkegiatan di kawasan pegunungan, maupun beraktivitas di jalur dengan potensi kabut. [dan/suf]






