Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya pada Minggu, 4 Januari 2026. Cuaca pada hari ini menunjukkan perbedaan signifikan antara wilayah perkotaan dan dataran tinggi, dengan beberapa kawasan diwarnai cuaca ekstrem.
Di Kota Malang, meliputi kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun, cuaca diprediksi sangat kondusif untuk aktivitas luar ruangan. Berdasarkan data visual dari laman resmi BMKG Juanda, sepanjang hari mulai pukul 12.00 WIB hingga malam hari, langit akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan.
Tidak ada potensi hujan di kelima kecamatan tersebut. Suhu udara di Kota Malang diperkirakan berkisar antara 22 hingga 27 derajat Celcius, menjadikannya hari yang nyaman bagi masyarakat.
Namun, kondisi cuaca berbeda di wilayah Kabupaten Malang, terutama di kawasan barat dan selatan. BMKG memberikan peringatan dini terhadap potensi hujan lebat disertai petir yang diprediksi akan mengguyur wilayah Kasembon, Ngantang, dan Pujon pada siang hari, tepatnya pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Hujan ekstrem akan berlanjut ke wilayah selatan pada sore hari. Wilayah Turen diprakirakan akan mengalami hujan petir mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB, disusul oleh wilayah pesisir seperti Donomulyo yang akan mengalami hujan petir pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Kota Batu juga diprediksi mengalami cuaca ekstrem dengan durasi yang bergantian antar kecamatan. Menurut BMKG, Kecamatan Batu akan mengalami hujan petir pada siang hari, tepatnya pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB. Setelah hujan di pusat kota reda, giliran Kecamatan Bumiaji yang akan diselimuti hujan petir pada sore hari, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Pada malam hari dan dini hari Senin, 5 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Malang Raya diperkirakan kembali berawan dan kondusif. Meskipun demikian, beberapa titik di Malang Selatan masih menyisakan potensi hujan. [dan/suf]






