Kediri (beritajatim.com)- Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri kembali menggelar acara Silaturahmi Forkopimda Bersama Ulama-Umara pada Kamis (20/3/2025). Acara tahunan ini dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa, buka puasa bersama Ramadhan 1446 Hijriah, serta tausiah agama.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri, para ulama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bukti eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan kalangan ulama dalam menjaga harmoni serta kemaslahatan masyarakat.
Pesan Tausiah Gus Ab: Agama Membawa Kemaslahatan
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab), menyampaikan tausiah yang menekankan bahwa setiap ketentuan dalam syariat Islam membawa kebaikan bagi umat.
Gus Ab mengutip kaidah fikih yang berbunyi “al ahkamus syariat rojiatun ila masholihil ummah”, yang berarti bahwa hukum syariat selalu kembali pada kemaslahatan umat. Ia menegaskan bahwa agama seharusnya tidak menjadi penghalang bagi ruang gerak dan ekspresi masyarakat.
“Kita sebagai umat beragama jangan sampai terbebani dan terbatasi ruang gerak kita karena alasan agama,” kata Gus Ab. Ia menambahkan bahwa sebagian orang beranggapan bahwa agama terlalu mengatur kehidupan, padahal sejatinya semua ketentuan agama membawa kemaslahatan.
Dua Hikmah Puasa Ramadhan: Spiritual dan Sosial
Lebih lanjut, Gus Ab menjelaskan bahwa puasa Ramadhan yang telah dijalani selama 20 hari memiliki dua hikmah utama, yaitu hikmah spiritual dan hikmah sosial.
1. Hikmah Spiritual
Puasa membentuk pribadi yang lebih beriman dan bertakwa. “Menjadi manusia yang selalu bersyukur, tidak mudah mencela, dan manusia yang selalu selalu bersabar, tidak mudah menggerutu. Tunjukkan prestasi, jangan minta ini itu kalau tidak bisa menunjukkan prestasi,” tandasnya.
2. Hikmah Sosial
Puasa juga meningkatkan kepedulian sosial, di mana banyak komunitas dan individu yang tergerak untuk berbagi. “Bahkan di mushola-mushola, di masjid-masjid banyak disiapkan takjil menjelang berbuka puasa di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Dukungan untuk Pemimpin Kota Kediri
Di akhir tausiyahnya, Gus Ab menyampaikan harapannya untuk kepemimpinan Wali Kota Kediri Mbak Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota KH Qowimudin Thoha. Ia berharap kepemimpinan mereka dapat membawa Kota Kediri menjadi Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangenin.
Tak lupa, Gus Ab juga mengapresiasi Ponpes Wali Barokah atas inisiatif memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. “Semoga niat baik keluarga besar Ponpes Wali Barokah senantiasa mendapatkan ridho dan pahala jariah dari Allah SWT, Amiiin,” serunya. [nm/aje]






