Ringkasan Berita
Gerakan IBUJARI Kota Kediri menghadirkan Bunda PAUD Vinanda Prameswati sebagai guru sehari di TK Dharma Wanita Tempurejo I.
Program ini bertujuan menanamkan pendidikan karakter melalui metode belajar yang interaktif dan menyenangkan.
Vinanda mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama memenuhi hak anak dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman.
Gerakan IBUJARI juga dilaksanakan oleh Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan di seluruh Kota Kediri.
Kediri (beritajatim.com) – Gerakan IBUJARI Kota Kediri menjadi inovasi Pemerintah Kota Kediri dalam memperkuat pendidikan karakter anak usia dini. Wali Kota Kediri yang juga Bunda PAUD Kota Kediri, Vinanda Prameswati, turun langsung menjadi guru sehari dalam Gerakan Inspirasi Bunda PAUD Mengajar Sehari (IBUJARI) di TK Dharma Wanita Tempurejo I, Rabu (22/7/2026).
Melalui Gerakan IBUJARI Kota Kediri, Vinanda mengajak anak-anak belajar dalam suasana yang ceria dan interaktif. Berbagai materi disampaikan dengan pendekatan bermain sambil belajar, termasuk mengenalkan kebiasaan baik yang perlu diterapkan sejak usia dini.
Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka secara bergantian maju ke depan untuk menceritakan dan mempraktikkan kebiasaan baik yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita tahu bahwa pendidikan usia dini ini memiliki peran yang penting untuk membentuk karakter. Anak-anak kita harus memiliki pemikiran yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Terima kasih dan apresiasi untuk pendidik usia dini yang telah mendidik dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,” ujar Vinanda.
Menurutnya, Gerakan IBUJARI Kota Kediri dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga anak-anak dapat menerima materi pembelajaran dengan lebih mudah.
Ia menjelaskan bahwa pada usia dini, anak lebih efektif belajar melalui aktivitas bermain. Karena itu, proses pembelajaran perlu dikemas secara menarik agar mampu menumbuhkan semangat belajar sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter.
“Di usia seperti ini anak-anak lebih banyak belajar sambil bermain. Kalau kita bisa memberikan lingkungan yang nyaman sekaligus mengajarkan nilai-nilai kebaikan, mereka akan lebih mudah menangkap apa yang diajarkan. Harapannya, materi yang diperoleh hari ini bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, Vinanda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memenuhi hak-hak anak. Menurutnya, menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Momentum Hari Anak ini menjadi pengingat bahwa menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga orang tua dan seluruh masyarakat. Mari bergotong royong agar hak-hak anak dapat terpenuhi dengan baik,” imbuhnya.
Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak, Gerakan IBUJARI Kota Kediri juga diharapkan menjadi motivasi bagi para pendidik PAUD yang setiap hari mendampingi dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Program tersebut tidak hanya dilaksanakan oleh Bunda PAUD Kota Kediri, tetapi juga diterapkan oleh Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan di wilayah masing-masing.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Camat Pesantren Judi Kuntjoro, Bunda PAUD Kecamatan Pesantren, Bunda PAUD Kelurahan Tempurejo, Kepala Bidang PNFI Dinas Pendidikan Sulthon, Kepala TK Dharma Wanita Tempurejo I Ani Wijiastuti, serta tamu undangan lainnya. [nm/but]






