Ringkasan Berita:
- Polsek Tulangan mendampingi pengelolaan lahan jagung seluas 0,75 hektare di Desa Kemantren, Kabupaten Sidoarjo.
- Budidaya jagung dikelola petani setempat sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan swasembada jagung.
- Bhabinkamtibmas memberikan pendampingan, motivasi, serta pemantauan hingga masa panen.
- Polresta Sidoarjo berharap sinergi Polri dan masyarakat mampu memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal.
Sidoarjo (beritajatim.com) – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur bersama jajaran di tingkat kepolisian sektor. Salah satunya dilakukan Polsek Tulangan melalui pendampingan pengelolaan lahan jagung di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, sebagai upaya memperkuat swasembada pangan berbasis masyarakat.
Lahan jagung yang didampingi memiliki luas sekitar 0,75 hektare dan dikelola oleh petani setempat, Eli Budidoyo, warga Desa Kemantren. Lahan tersebut menjadi salah satu lokasi pengembangan tanaman jagung yang ditanam secara serentak sejak Januari 2026.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, melalui Kapolsek Tulangan, AKP Rizki Arif Prabowo, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan pendampingan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Pengelolanya warga setempat dan menjadi salah satu lokasi pengembangan tanaman jagung yang ditanam serentak sejak Januari 2026,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Rizki, keterlibatan Polri melalui Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan motivasi serta pendampingan kepada para petani agar pengelolaan lahan dapat berjalan optimal hingga masa panen.
“Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, kami tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan motivasi serta dukungan kepada petani di wilayah Polsek Tulangan agar pengelolaan lahan dapat berjalan optimal hingga masa panen,” terangnya.
Ia menjelaskan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif kini dimanfaatkan menjadi area pertanian jagung yang dikelola secara intensif. Pemanfaatan lahan tersebut dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat mampu mendorong ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tulangan,” imbuhnya.
Selain mendukung program ketahanan pangan, pendampingan ini juga menjadi bagian dari peran Polri sebagai penggerak masyarakat dalam membangun kemandirian pangan berbasis potensi daerah. Kehadiran anggota kepolisian di lapangan diharapkan dapat meningkatkan semangat petani untuk mengelola lahan secara maksimal.
Dari hasil pendampingan tersebut, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan kini telah siap ditanami dan dirawat hingga memasuki masa panen. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Tulangan juga dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polresta Sidoarjo berharap program swasembada jagung terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Tulangan dan Kabupaten Sidoarjo. [isa/beq]






