Pasuruan (beritajatim.com) – Gelaran pemilihan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Pasuruan tinggal menghitung hari. Meski begitu Polres Pasuruan juga telah menetapkan titik-titik rawan dalam Pilkades yang diselenggarakan pada 26 Oktober mendatang.
Setidaknya ada 6 desa yang dikategorikan memiliki titik rawan dan 25 desa dengan katogori aman. Keenam desa tersebut ada di Kecamatan Pasrepan, Winongan, Purwosari dan Gempol.
Hal ini dilakukan setelah adanya evaluasi dan pemetaan terhadap 31 desa di 13 kecamatan yang melakukan pilkades serentak. Evaluasi ini berdasarkan ditemukan ada 11 indikator, diantaranya yakni jumlah calon kepala desa, sejarah wilayah, dan faktor-faktor lainnya.
Baca Juga: Nadya Pradita Hosensyah, Lulusan Cumlaude UB yang Jadi Pemenang Utama Duta Wisata Kaltim 2023
“Kami telah melakukan pemetaan dan menyiapkan setidaknya 600 personil dari kepolisian yang akan memantau jalannya pilkades. Kami juga ada tim gabungan dari TNI, Linmas, dan Satpol PP dengan jumlah keseluruhan 1.200 orang,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Senin (2/10/2023).
Senada Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto juga mengatakan bahwa pilkades serentak merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga untuk terbentuknya keamanan dan kenyamanan juga dibutuhkan peran masyarakat, tak hanya polisi.
Andriyanto berharap agar proses pemilihan Kades ini bisa berjalan sesuai rencana. Pasalnya setiap calon merupakan peminpin yang terbaik untuk masyarakat desa.
Baca Juga: Eri Cahyadi Ingatkan Caleg Lepas Jabatan RT, RW, KSH, dan LPMK
“Guna menciptakan kondisi yang aman dan nyaman, dibutuhkan peran serta masyarakat lainnya. Sehingga nantinya bisa terhindar dari konfilik yang akan menyebabkan kerugian dan mengancam kenyamanan masyarakay lainnya,” harapnya.
Diketahui nantinya masyarakat akan menggelar pilkades secara serentak pada tanggal 26 Oktober mendatang. Setidaknya ada 46 desa yang kan menyelenggarakannya. (ada/ian)






