Ngawi (beritajatim.com) – Polres Ngawi menggelar patroli skala besar untuk mengantisipasi aksi balap liar selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kabupaten Ngawi yang kerap dijadikan ajang kebut-kebutan oleh para remaja.
Patroli gabungan ini melibatkan personel TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan. Sejumlah ruas jalan protokol hingga jalur alternatif yang sering digunakan sebagai arena balap liar menjadi fokus pengawasan aparat.
Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, mengatakan peningkatan intensitas patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan.
“Selama Bulan Suci Ramadan, kami meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya balap liar. Kegiatan ini bertujuan mencegah potensi kecelakaan lalu lintas serta gangguan ketertiban umum yang dapat meresahkan masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, balap liar tidak hanya membahayakan keselamatan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain. Karena itu, kepolisian akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melanggar aturan lalu lintas.
Selain penindakan, petugas di lapangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul di sejumlah titik. Mereka diminta tidak melakukan aktivitas yang berisiko dan mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadan.
Polres Ngawi turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas balap liar. Hingga patroli berlangsung, situasi di sejumlah titik terpantau aman dan kondusif.
Kepolisian memastikan akan terus meningkatkan pengawasan demi menciptakan suasana Ramadan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Ngawi. [fiq/but]






