Magetan (beritajatim.com) – Polres Magetan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk memastikan kesiapan Operasi Lilin Semeru 2024 dalam rangka pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Acara ini berlangsung di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan pada Selasa (17/12/2024) dan melibatkan berbagai pihak terkait.
Kapolres Magetan AKBP Satria Permana menyampaikan, Operasi Lilin Semeru 2024 akan digelar selama 13 hari, dimulai pada 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Operasi ini bertujuan mengantisipasi lonjakan arus mudik dan liburan masyarakat yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24, 25, 30, dan 31 Desember 2024.
Polres Magetan akan mengerahkan 277 personel gabungan, terdiri dari 183 personel Polres Magetan dan dukungan dari berbagai unsur, seperti TNI, Dishub, Satpol-PP, Damkar, Dinkes, BPBD, dan elemen masyarakat lainnya. Untuk mendukung pengamanan, enam pos akan didirikan di sejumlah titik strategis, antara lain:
1. Pos Pelayanan Maospati
2. Pos Terpadu Cemorosewu
3. Pos Pengamanan Sarangan
4. Pos Pengamanan Refugia
5. Pos Pengamanan Alun-alun
6. Pos Pengamanan Rest Area Tol 597 B
“Kami memastikan pengamanan Nataru berjalan optimal, terlebih dengan adanya liburan sekolah. Potensi kunjungan wisata ke Magetan akan meningkat, sehingga pengamanan lokasi wisata dan jalur mudik menjadi prioritas,” ujar AKBP Satria Permana.
Rakor ini dihadiri oleh unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Damkar, Dinas Kesehatan, BPBD, tokoh agama, pemilik jasa wisata, Organda, ormas keagamaan, dan stakeholder lainnya.
Satria menegaskan kesiapan pengamanan di 81 gereja di wilayah Magetan, termasuk sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah guna memastikan keamanan bagi umat Kristiani yang merayakan Natal. Selain itu, antisipasi bencana akibat musim hujan juga menjadi perhatian, terutama terkait banjir, pohon tumbang, longsor, dan angin kencang.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk bekerja sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” tambah Satria.
Komandan Kodim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki, turut menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan kewaspadaan terhadap bencana alam selama musim hujan.
“Mari kita bersatu menjaga kondusivitas wilayah. Semua pihak harus memahami tugasnya, terutama dalam penanganan jika terjadi bencana alam,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Staf Ahli Bupati Magetan Yok Sujarwadi, menyatakan bahwa kesiapan sarana dan prasarana akan mendukung kelancaran Operasi Lilin Semeru 2024. Menurutnya, pengamanan yang baik akan berdampak positif bagi peningkatan aktivitas masyarakat dan wisatawan di Magetan.
“Jika pengamanan berjalan lancar, maka aktivitas masyarakat dan wisatawan akan meningkat, yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. [fiq/beq]






