Politik Pemerintahan

Sebelum Jadi Tempat Vandalisme

Wali Kota Malang Bikin Grafiti di Jembatan Kedungkandang

Wali Kota Malang Sutiaji membuat grafiti titik di jembatan Kedungkandang.

 

Malang(beritajatim.com) – Wali Kota Malang Sutiaji membuat grafiti atau gambar di tembok bagian bawah Jembatan Kedungkandang. Tentu karena yang menggambar adalah orang nomor satu di Kota Malang grafiti ini legal alias grafiti yang berizin.

Grafiti yang dibuat Sutiaji secara simbolis berupa titik. Sementara Kejaksaan Negeri Kota Malang membuat tulisan ‘orang hebat tidak korupsi’. Kemudian Kodim 0833 Kota Malang menuliskan ‘TNI Bersama Rakyat’.

“Filosofinya titik, Kita harus fokus. Kita berangkat dari satu titik dan menuju ke satu titik,” kata Sutiaji, Senin (15/3/2021).

Aksi memperindah Jembatan Kedungkandang, Kota Malang dengan grafiti merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Inti Daya Guna Aneka Warna atau Indana Paint. Nantinya sebanyak 105 orang dari berbagai komunitas terlibat dalam grafiti ini.

“Grafiti ini nantinya bisa memperkuat nilai kebersamaan dan kegotongroyongan dalam karyanya. Sehingga setiap orang lewat liat di sini bisa melihat. Membaca pesan-pesan yang bisa membuat sikap kita berubah dari yang tidak baik menjadi baik, dari tidak kuat menjadi kuat, dari asalnya bercerai berai menjadi satu, dari asalnya iri, dengki, hasut, kesombongan semua kita lebur jadi kebersamaan,” ujar Sutiaji.

Sutiaji berpesan grafiti atau aksi vandalisme yang sering terjadi di Kota Malang tidak kembali dilakukan. Terutama di obyek-obyek bersejarah. Dia mengecam jika aksi vandalisme dilakukan di dinding atau tembok bangunan rumah milik orang apalagi di bangunan yang mengandung unsur cagar budaya.

“Secara tidak langsung kita mengecam coretan-coretan di dinding-dinding milik orang yang nilai seninya hilang. Dan itu semua tidak sesuai dengan nurani dan fitroh kemanusiaan,” imbuh Sutiaji.

Sementara itu, Direktur Indana Paint Steven Antonius Sugiharto mengungkapkan grafiti ini akan menjadi kado saat HUT Kota Malang ke 107 pada, 1 April 2021 mendatang. Mereka telah mempersiapkan 1 ton cat dinding untuk cat dasar dari jembatan.

“Dan juga 3.400 kaleng cat semprot yang akan digunakan oleh komunitas grafiti Kota Malang untuk memperindah dan mempercantik jembatan ini,” tandas Steven. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar