Politik Pemerintahan

Bertemu Ortu Bintang MU, Hendy Siswanto Soroti Sepak Bola Jember

Jember (beritajatim.com) – Calon Bupati Hendy Siswanto bertemu dengan orang tua bintang muda klub sepak bola Madura United (MU), Kevy Sahertian, di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Kamis (15/10/2020).

Rahmat, ayah Kevy, adalah salah satu relawan pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Rumahnya dijadikan posko tim pemenangan.

Pertemuan tersebut diwarnai curhat soal kondisi persepakbolaan di Jember. Rahmat berharap prestasi sepak bola di Jember bisa moncer, sebagaimana masa pemerintahan Bupati Samsul Hadi Siswoyo dan MZA Djalal. “Kami sebagai orangtua dari Kevy tentu berharap ke depan klub bola di Jember bisa berkembang agar Kevy juga tidak perlu jauh-jauh untuk mengembangkan bakat dan prestasinya,” katanya.

Kevy adalah satu dari sekian pemain kelahiran Jember yang justru berprestasi di klub kota lain. Selain Kevy, ada Bayu Gatra yang juga menjadi bintang Madura United dan tim nasional. Ada pula Sabeq Fahmi Alfarezy yang pernah menjadi bintang Tim Nasional U-17 di bawah kepelatihan Indra Sjafrie, dan Slamet Nurcahyono yang dibesarkan Persebaya Surabaya dan juga pernah bermain untuk PSS Sleman.

Saat era kompetisi Liga Sepak Bola Utama (Galatama), Stadion Notohadinegoro pernah menjadi markas klub Bentoel Galatama pada 1990-1992. Persid Jember, klub perserikatan yang didirikan pada 20 Mei 1952, pernah menjadi juara Divisi II pada 2002.

Tahun 2014, giliran Jember United mengharumkan nama Jember di tingkat nasional dengan menjadi juara Piala Suratin, kompetisi sepak bola yunior tertua di Indonesia. Era Bupati MZA Djalal juga mewariskan Stadion Jember Sport Garden yang berkapasitas 20 ribu penonton.

Kini persepakbolaan Jember tengah dilanda krisis. Prestasi tak terdengar lagi. Justru yang muncul di pemberitaan adalah masalah kesulitan finansial dan keterlambatan gaji pemain dan ofisial.

Hendy menyayangkan dunia sepak bola di Jember yang terkesan mati suri ini. “Saya akan memberi perhatian penuh untuk mengembangkan dunia olahraga di Jember. Tidak hanya sepak bola. Tapi semua cabang olahraga yang memiliki potensi sebagai media berprestasi generasi muda harus diperhatikan,” katanya. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar