Surabaya (beritajatim.com) – Relawan Gibranku Jawa Timur menggelar kegiatan ganti oli gratis bagi pengemudi ojek online (ojol) di Warkop Modern Kadung Tresno, Surabaya, Jumat (19/6/2026). Sebanyak lebih dari 200 pengemudi ojol menjadi sasaran dalam kegiatan sosial yang dibagi dalam dua sesi pelayanan tersebut.
“Hari ini Relawan Gibranku Jawa Timur mengadakan kegiatan ganti oli gratis untuk para ojol. Target kami lebih dari 200 pengemudi dan pelaksanaannya kami bagi menjadi dua batch agar pelayanan bisa berjalan lebih maksimal,” kata Ketua Relawan Gibranku Jawa Timur, Erick Komala.
Menurut Erick, pemilihan pengemudi ojol sebagai penerima manfaat bukan tanpa alasan. Dia menilai profesi ojol saat ini telah menjadi salah satu sektor yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.
“Ojol sekarang bukan lagi pekerjaan sampingan. Ini sudah menjadi profesi yang menopang ekonomi keluarga dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari layanan makanan, jasa antarbarang, hingga mobilitas warga sehari-hari,” ujar anggota Komisi A DPRD Jatim ini.
Dia mengatakan kendaraan merupakan aset utama bagi para pengemudi ojol untuk mencari nafkah. Karena itu, perawatan kendaraan menjadi kebutuhan penting agar mereka dapat terus bekerja dengan aman dan produktif.
“Kalau kendaraannya sehat, penghasilannya juga bisa tetap terjaga. Lewat kegiatan sederhana seperti ganti oli gratis ini, kami ingin membantu teman-teman ojol agar bisa merawat kendaraan mereka tanpa harus terbebani biaya tambahan,” ucap dia.
Selain membantu meringankan beban para pengemudi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi ojol dalam menggerakkan roda ekonomi perkotaan. Erick menyebut keberadaan ojol telah menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi digital yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
“Hari ini hampir semua sektor membutuhkan peran ojol. Mereka menjadi penghubung antara pelaku usaha dan konsumen, sehingga keberadaan mereka sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Wakil Ketua DPW PSI Jatim ini.
Terkait kemungkinan agenda politik menjelang pemilu mendatang, Erick menegaskan kegiatan tersebut murni merupakan program sosial yang rutin dilakukan oleh Relawan Gibranku Jawa Timur. Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya telah menyiapkan sejumlah kegiatan sosial lain yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Tidak ada kaitannya dengan agenda politik karena Pilpres masih lama. Ini memang kegiatan rutin kami dan bulan depan juga akan ada program sosial lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. [asg/kun]






