Jombang (beritajatim.com) – Atraksi budaya mengiringi pendaftaran bakal calon legislatuf (bacaleg) Partai Gerindra Jombang ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) setempat, Sabtu (13/5/2023). Atraksi budaya itu meliputi penampilan Cak Besut-Rusmini serta seni hadrah.
Besut adalah kesenian asal Jombang. Yakni, seorang tokoh fiktif yang diperankan seseorang, termasuk sang istri yang bernama Rusmini. Tokoh ini memakai dandanan yang khas dan sederhana. Yakni memakai topi merah ada kuncirnya, tidak memakai baju, bawahannya kain putih dan memakai lawe (sejenis selendang) warnanya merah.
Nah, selendang warna merah itulah yang dipakai untuk menyambut rombongan dari DPC Partai Gerindra Jombang saat hendak mendaftarkan bacaleg ke KPU Jombang. Barisan paling depan adalah Ketua Gerindra Jombang Octadella Bilytha Permatasari.
BACA JUGA:
KPU Jombang Kembalikan Berkas Salah Satu Parpol, Ini Penyebabnya
Cak Besut mengalung selendang itu ke pundak Octadella. Selanjutnya, seluruh rombongan memasuki aula Husni Manik KPU Jombang. Selain itu, sejumlah ibu-ibu juga menyambut kedatangan pengurus Partai Gerindra dengan lantunan salawat.
Mbak Dela, panggilan akrab Octadella Bilytha Permatasari mengatakan, pihaknya benar-benar all out dalam pemilu 2024. Maka tidak heran, bacaleg potensial dipasang di enam dapil (daerah pemilihan) untuk mendulang suara.
“Karena target kita menjadi juara atau menang dalam pemilu. Target kita menduduki Ketua DPRD Jombang. Kursi sebanyak-banyaknya. Sejumlah strategi kita siapkan, salah satunya dengan menggaet politisi senior dari partai lain, untuk maju menjadi bacaleg kami,” kata Mbak Della.

Memang dalam barisan bacaleg Gerindra itu nampak mantan anggota DPRD Jombang dari PPP (periode 2009-2014) Fadlan, kemudian mantan anggota DPRD Jombang dari PKS (periode 2014-2019) Meidy Bambang Murtiyoso, serta mantan anggota DPRD Jombang dari Hanura (periode 2014-2019), Kartijo.
Para politisi senior lainnya adalah para petahana (masih menjabat) sebagai anggota DPRD Jombang dari Partai Gerindra Jombang. Jumlahnya empat orang. Masing-masing Machwal Huda, Machin, Aang Z Kunaifi, serta Iwan Tri Saksono.
“Seluruh persyaratan sudah kita penuhi. Kita mendaftarkan 50 bacaleg. Dari jumlah itu, kuota perempuan di atas 30 persen. Sudah lengkap. Kita juga melibatkan bacaleg dari kelompok milenial,” ujar Mbah Della menegaskan.
Semua itu semakin klop dengan magnet Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang merupakan capres (calon presiden). Artinya, lanjut Della, hal itu akan berdampak pada perolehan suara Partai Gerindra di Kabupaten Jombang.
BACA JUGA:
18 Petahana Tumbang, 22 Caleg Wajah Baru Melenggang
Mbak Della mengatakan, secara umum ada dua unsur yang direkrut Gerindra menjadi bacaleg. Yakni, dari kelompok nasionalis dan religius. “Tentunya komposisi bacaleg dan dua unsur tersebut. Ada unsur nasionalis, ada unsur religius. Yang dari religius kami merekrut dari kalangan nahdliyin,” pungkasnya.
Ketua KPU Jombang Athoillah menjelaskan, pihaknya sudah menerima berkas bacaleg dari Partai Gerindra. “Selanjutnya, tim verifikasi KPU Jombang akan memeriksa kelengkapan persyaratan tersebut,” ujar Athoillah.
Pendaftarann bacaleg DPRD Kabupaten Jombang dilaksanakan dengan mengacu PKPU (Peraturan KPU) nomor 10 tahun 2023 tentang Pencalonan DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Dalam PKPU ini, diatur masa pengajuan pencalonan mulai tanggal 1 Mei sampai dengan 14 Mei 2023. [suf/ted]






