Surabaya (beritajatim.com) – Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Umar Faruq, pemuda asal Jalan Kedung Mangu 5, Sidotopo.
Diketahui, Umar Faruq tewas bersimbah darah di depan sebuah warung kopi di Jalan Wonokusumo Raya, Minggu (18/1/2026) pagi.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto mengatakan pihaknya sudah memeriksa tiga saksi dalam peristiwa penusukan Umar Faruq. Selain itu, pihak kepolisian masih mengumpulkan berbagai bukti seperti rekaman CCTV dan hasil autopsi dari tim kedokteran.
“Sementara kami sudah periksa tiga saksi,” kata Suroto saat dikonfirmasi Beritajatim, Jumat (23/1/2026).
Suroto menjelaskan sampai saat ini, pihaknya masih memburu pelaku penusukan yang diduga berjumlah lima orang. Pihaknya berkomitmen untuk segera menangkap para pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas pelaku. Nanti pasti akan kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Diketahui, Umar Faruq ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Wonokusumo Jaya, Semampir, Minggu (18/1/2026) pagi. Di sekitar jenazah, polisi hanya menemukan sepeda motor Honda Stylo warna abu-abu berat L 5506 DAM.
Dari informasi yang diterima Beritajatim.com, korban diduga tewas lantaran ditusuk benda tajam di bagian perut. Selain luka tusuk, tim inafis beserta petugas olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan luka sayat di beberapa bagian tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan sementara pihak kepolisian, pelaku diduga berjumlah lima orang. (ang/ted)






