Surabaya (beritajatim.com) – Plt Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, menegaskan kebijakan pengosongan ruang seni di Balai Pemuda merupakan bagian dari penataan aset. Ia memastikan langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk mengusir para pelaku seni dari pusat kegiatan tersebut.
“Balai Pemuda tetap terbuka bagi para seniman. Tidak ada niat mengusir, yang ada adalah penataan agar penggunaan ruang lebih terstruktur dan akuntabel,” kata Herry.
Pemkot Surabaya juga mengklaim telah membuka ruang dialog dengan para pelaku seni. Proses penataan disebut melibatkan aspirasi komunitas melalui forum Musyawarah Kebudayaan. “Kami ingin semua pihak terlibat. Aspirasi seniman tetap kami tampung dalam proses penataan ini,” imbuhnya.
Namun di lapangan, kebijakan ini memicu kekhawatiran di kalangan komunitas seni. Sejumlah entitas seperti Galeri Merah Putih, Dewan Kesenian Surabaya, Bengkel Muda Surabaya, dan Kantin Emak diminta mengosongkan ruang dalam waktu singkat tanpa kepastian relokasi.
“Kalau penataan dilakukan tanpa solusi yang jelas, ini bisa berdampak pada matinya ruang-ruang kreatif. Seharusnya pembinaan yang dikedepankan, bukan sekadar penertiban,” tegas Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji ulang agar tidak memicu polemik berkepanjangan. Pendekatan komunikasi dinilai menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pemerintah dan pelaku seni.
“Kami di DPRD belum mendapatkan penjelasan yang utuh. Ini perlu komunikasi yang lebih terbuka agar tidak menimbulkan kegaduhan di kalangan pelaku seni,” ujar Cak Yebe, sapaan lekatnya.
Perbedaan pandangan ini menunjukkan adanya tarik kepentingan antara penataan aset dan keberlangsungan ruang kreatif. Di tengah upaya kota-kota lain memperkuat pusat kebudayaan, kebijakan ini memunculkan perhatian publik di Surabaya.
“Penataan harus tetap memperhatikan keberlangsungan ekosistem seni agar identitas kota sebagai ruang kreatif tidak tergerus,” tegas Cak Yebe. [asg/kun]






