Malang (beritajatim.com) – Hujan deras disertai tiupan angin kencang mengakibatkan pohon bertumbangan di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (17/11/2022) sore. Akibat kejadian itu, sejumlah pohon tumbang menimpa teras rumah warga setempat. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, air sungai yang berada di sisi kiri jalan raya meluber hingga menggenangi ruas jalan.
Camat Kepanjen Ikhwanul Muslimin menjelaskan, pohon tumbang menimpa teras rumah. Serta ada dua tiang listrik yang rusak akibat roboh dan miring setelah tersapu angin kencang. “Pohon tumbang mengenai teras rumah warga. Dan dua tiang yang rusak. Satu roboh, kita masih lakukan pembenahan,” ungkap Ikhwanul, Senin (7/11/2022) di lokasi kejadian.
Ikhwanul menuturkan, sungai Panggungrejo cenderung kecil. Hal itu mengakibatkan daya tampung air hujan dirasa tidak mencukupi hingga meluber ke tengah jalan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pohon-tumbang”]
“Daya tampung sungai ini kan kecil, kami sudah perbaiki sebagian disisi selatan, ini juga masih tahap pembenahan. Sebenarnya kalau ada akses ke PJKA kami bisa memecah alur air. Namun tidak mudah, karena perlintasan untuk kereta api itu kan masih digunakan juga. Yang meluber ini kan aliran sungai Molek di Kepanjen,” beber Ikhwanul.
Ikhwanul menuturkan, air sungai yang meluber di Desa Panggungrejo, karena saluran airnya cukup kecil. “Di Kepanjen itu ada 4 sungai besar. Yakni sungai Brantas, sungai Metro, sungai Seco dan sungai Kebo. Sedangkan di Panggungrejo ini kan saluran drainase Molek dan drainase Sengguuruh. Dan ambrolnya akar pohon yang tumbang tadi mempengaruhi sedimen, sehingga debit airnya pecah meluber ke jalan,” tegasnya.
Ikhwanul menambahkan, untuk pohon tumbang akibat puting beliung hari ini, khusus di ruas jalan raya Kepanjen hingga Panggungrejo ada tiga titik. “Ada tiga titik pohon tumbang dampak puting beliung hari ini. Kami akan angkat sedimentasi saluran air ini, lalu membersihkan ranting ranting pohon di sepanjang saluran, kita angkat, sehingga saluran air tidak terganggu,” pungkasnya. [yog/suf]







