Jombang (beritajatim.com) – Pohon kersen berukuran besar yang berada di Jl Gus Dur, Jombang, Jawa Timur, tiba-tiba tumbang, Rabu malam (13/8/2025). Pohon tersebut berdiameter 30 cm, tinggi 5 meter, dan berusia sekitar 5 tahun.
Sebelum pohon yang dikenal dengan batang besar itu tumbang, terdengar suara ‘kratak-kratak’ yang menandakan bahwa pohon tersebut sudah mulai rapuh.
Untungnya, saat kejadian, jalanan sedang sepi dan tidak ada kendaraan yang melintas. Ini menghindarkan terjadinya korban jiwa. Namun, peristiwa ini sempat membuat panik warga yang berada di sekitar lokasi. Pohon besar tersebut menutup sebagian besar jalan protokol, yang merupakan jalur utama menuju kawasan pertokoan.
Saat itu, kebetulan ada petugas polisi lalu lintas (polantas) yang sedang melintas di sekitar lokasi. Polantas tersebut segera menghubungi petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat. Tak lama setelahnya, sejumlah petugas BPBD yang menggunakan pakaian oranye tiba di lokasi kejadian.
Dengan bantuan gergaji mesin, petugas BPBD langsung mengevakuasi pohon tumbang tersebut dan memindahkannya dari jalan raya yang padat. Sementara itu, polantas yang ada di lokasi segera mengatur lalu lintas agar kendaraan dapat melintas dengan aman.
Muslimin (35), seorang warga setempat yang tinggal di Desa Candimulyo menjelaskan bahwa pohon tersebut tumbang diduga karena sudah dimakan usia. Akar-akar pohon yang mulai rapuh menjadi faktor utama yang menyebabkan pohon tersebut tidak lagi kokoh. Sebelum pohon tumbang, Muslimin mendengar suara retakan ‘kratak-kratak’, diikuti dengan suara keras saat pohon tersebut roboh.
“Padahal biasanya ada orang parkir di sini, dan jalanan juga ramai. Tapi saat kejadian kebetulan jalan sedang sepi, juru parkir juga tidak ada. Sehingga tidak ada korban jiwa. Kemungkinan akar pohon sudah rapuh,” ujar Muslimin.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Jombang, Syamsul Bahri, membenarkan bahwa telah terjadi pohon tumbang di Jl Gus Dur. “Kami segera menerjunkan tim untuk mengevakuasi pohon tersebut. Tak sampai memakan waktu lama, kami berhasil memotong dan merapikan pohon yang melintang di tengah jalan utama ini,” pungkas Syamsul. [suf]






