Magetan (beritajatim.com) – PNS Bagian Umum Setdakab Magetan sekaligus anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 014 Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Rita Setiyaningsih, meninggal pada Senin (12/2/2024). Rita meninggal usai sempat menjalani perawatan di RSAU dr Efram Harsana.
Lurah Maospati, Indra Ariesta Ardy mengatakan, warganya itu memang PNS dan bertugas sebagai KPPS menjelang Pemilu 2024 ini.
Sejak Jumat (9/2/2024), Rita menjalankan tugas sebagai KPPS. Mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB, Rita berkumpul dengan anggota KPPS lainnya untuk mengisi dan memilah blangko C Pemberitahuan Memilih di TPS 014 untuk 284 warga.
Pada Sabtu (10/2/2024) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Rita mengantar undangan C Pemberitahuan ke warga DPT TPS 014 di sekitar Jalan Pandan dan Jalan Merbabu. Keesokan harinya, Minggu (11/2/2024) jam 09.00 WIB menghadiri Simulasi Sirekap dari PPS Kelurahan Maospati.
Kemudian pada pukul 19.30 WIB, Rita mengembalikan C pemberitahuan yang tidak terdistribusikan di rumah Ketua KPPS, sekaligus bersama dengan anggota KPPS dan Linmas mengikuti rapat serta menandatangani SP KPPS.
“Pada pukul 21.00 WIB saudara Rita mengalami pusing, tangan sebelah kanan kaku, tangan kiri lemas, bicaranya sudah tidak jelas, lalu tidak sadarkan diri dan dibawa ke UGD RSAU Efram Harsana. Pada pukul 04.00 WIB pagi dini hari tanggal 12 Februari 2024 dinyatakan meninggal dunia dì RSAU Efram Harsana,’’ kata Indra, Senin (12/2/2024)
PNS berpangkat Pengatur Tingkat I (II/d) itu sempat menjabat sebagai pengadministrasi persuratan sejak 1 Desember 2003 hingga 2 Januari 2017. Kemudian, menjabat sebagai pengadministrasi keuangan mulai 3 Januari 2017 sampai akhir hayatnya.
‘’Meninggalkan seorang suami dan tiga orang anak,’’ pungkas Indra.
Terpisah, Ketua KPU Magetan Fahrudin mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan santunan. Lantaran, Rita meninggal dunia karena sakit.
“Ada klausul penyelenggaraan pemilu yang mendapat santunan yakni saat melaksanakan tugas Kepemiluan. Nah, KPPS yang ini meninggal karena sakit,’’ kata Fahrudin. [fiq/beq]






