Pamekasan (beritajatim.com) – Korps Sukarelawan (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan memberikan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada siswa SMA Negeri 3 Pamekasan dalam kegiatan Perkemahan Pelantikan Bantara yang digelar di Balai Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Jumat (13/6/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Gerakan Pramuka Ambalan Jokotole – Dewi Ratnadi Gudep Pamekasan 01.005-01.006 Pangkalan SMA Negeri 3 Pamekasan, yang bertujuan membekali para peserta Pramuka dengan keterampilan dasar dalam menangani situasi darurat medis.
“Dalam kegiatan ini, kami membagikan materi pertolongan pertama dasar, termasuk cara menangani cedera jaringan lunak dan cedera otot rangka,” ujar Cholida Maula Sasmita, personel KSR Unit Markas PMI Pamekasan.
Selain menyampaikan teori, tim KSR PMI Pamekasan juga melakukan demonstrasi langsung untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta. Cholida menyebut respons peserta sangat positif.
“Alhamdulillah, para peserta Pramuka Smaga cukup responsif menyimak materi yang disajikan,” ucapnya.
Kegiatan semakin menarik dengan adanya sesi praktik langsung dan ice breaking. Tim PMI juga membawa perlengkapan peraga untuk mendukung proses belajar peserta, terutama dalam memahami prosedur pertolongan pertama secara nyata.
“Tidak hanya itu, para peserta juga sangat antusias saat memasuki materi praktik dan ice breaking. Apalagi kami juga membawa peraga sebagai perlengkapan materi, khususnya perlengkapan pertolongan pertama,” imbuhnya.
Cholida berharap pelatihan ini dapat memberi manfaat nyata bagi para peserta, tidak hanya dalam kegiatan Pramuka tetapi juga di kehidupan sehari-hari.
“Besar harapan materi yang kami sampaikan bisa bermanfaat bagi para peserta,” ungkapnya.
“Tidak kalah penting, baik materi maupun praktik yang disajikan dapat menjadi pengalaman berharga, sehingga dapat menjadi bekal yang bisa memberikan manfaat bagi sesama,” pungkasnya. [pin/beq]






