Malang (beritajatim.com) – Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) di Universitas Islam Malang (Unisma) masih buka gelombang III. Gelombang III dimulai sejak 29 Juni 2022 sampai 6 September 2022 untuk jenjang Sarjana non Fakultas Kedokteran. Di samping itu, jenjang Program Pascasarjana Magister (S2) dan Doktor (S3) semester gasal, pendaftaran masih dibuka sampai 6 September 2022. Sementara, untuk semester genap pendaftaran baru akan dibuka 5 Oktober 2022 sampai 1 Januari 2023.
Rektor Unisma, Prof Masykuri, MSi menjelaskan jika di era 4.0 yang bergeser pada Society 5.0, pendidikan menjadi panglima penting dalam menyambut datangnya pendidikan. “Bagaimana mendudukkan manusia ini memiliki potensi besar yang dia bisa berkembang dengan mediasi dengan motivasi, saat ini sudah tidak lagi zaman transfer pengetahuan saja. Maka ketika Kemendikbud menerbitkan Kampus Merdeka Merdeka Belajar, Unisma sudah sangat siap untuk melakukan, 100% dan kita siap,” tuturnya menerangkan.
Sebelum ada program MBKM, Unisma sebetulnya sudah menerapkan lebih dulu. Misal, kata dia, adanya magang bersertifikasi. “Kita sudah melakukan KSM di luar negeri, transfer kredit dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri, student exchange, bahkan kandidat sarjana mengabdi yang sudah berorientasi pada outcome, pembelajaran pun sudah menggunakan konsep research and development. Beberapa hal itu menjadi contoh bahwa kita sudah siap,” katanya.
Kampus bernafaskan Nahdlatul Ulama itu sangat mendukung dengan kebijakan pemerintah. Tetapi, tetap memperhatikan kearifan lokal. “Local Wisdom yang ada di Unisma ini jangan sampai tercerabut dari akarnya yang sudah ada itu. Unisma ini kampus NU yang harus mempraktekkan tradisi Nahdliyin terutama di dalam mengembangkan spiritualitas dan moralitasnya,” jelas Prof Masykuri lebih lanjut.
Saat ini, kata rektor, Unisma masuk pada milestone research University. “Kita ingin dosen, mahasiswa, dan civitas Akademika Unisma sadar akan informasi dengan menempatkan manusia pada posisi yang terhormat,” paparnya saat jumpa media Senin (29/08/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”unisma”]
Kampus Unisma di bulan september mendatang akan melaunching Sistem Administrasi Terintegrasi. “Kita kasih nama dengan menara Unisma. Ini akan sangat efisien dalam konteks ketenagakerjaan di lingkungan kampus,” terang Prof Masykuri.
Selain itu, ada wadah bernama Rumah Budaya dan Peradaban yang akan bekerjasama dengan para pimpinan di daerah. “Nantinya terjadi simbiosis mutualisme. Rumah budaya dan peradaban sekaligus membekali kepada mahasiswa kami untuk siap menjadi leader. Dalam hal itu ada unsur community, communication, collaboration, creativity, dan unsur development terhadap daerah yang dituju,” imbuhnya. [dan/but]






