Bondowoso (beritajatim.com) – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen yang berada di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso menyerap ratusan tenaga kerja. Tidak hanya dari Bondowoso, melainkan juga tenaga kerja dari Kabupaten Banyuwangi.
Senior Manager Eksternal Relations PT Medco Cahaya Geothermal, Ibnu Nurzaman mengatakan, sampai saat ini jumlah pekerja yang dilibatkan dalam proyek PLTP Ijen sebanyak 600 orang.
“Tenaga kerja yang diserap dalam proyek PLTP Ijen berada di dua area yaitu Bondowoso dan Banyuwangi,” katanya kepada beritajatim.com, Senin (12/8/2024).
Untuk pekerja di dua wilayah itu, saat ini menggarap pembangunan tower dan penarikan kabel untuk transmisi listrik dari pembangkit menuju gardu Induk Banyuwangi.
“Kami juga memberdayakan vendor dan kontraktor lokal untuk bekerjasama dengan vendor kami dalam pengerjaan proyek,” kata dia.
Secara umum, pengerjaan proyek PLTP Ijen ini 60 persen di antaranya membutuhkan pekerja dengan skill khusus yang bersertifikat.
“Dan 60 persen pekerja di PLTP Ijen dari Jawa Timur dan sisanya dari luar Jawa Timur,” ucapnya.
Untuk komposisi tenaga kerja dari Kabupaten Bondowoso sebesar 20,57 persen, sedangkan dari Banyuwangi sebesar 7,6 persen.
“Kami menargetkan pada akhir Desember 2024 ini PLTP Ijen sudah bisa beroperasi komersil,” tuturnya.
Jika beroperasi, PLTP Ijen akan mengalirkan listrik sebesar 35 Mega Watt (MW) untuk pemenuhan kebutuhan listrik se Jawa dan Bali. [awi/beq]






