Ponorogo (beritajatim.com) – Prihatin kondisi anak yang sering menggunakan gawai, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Ponorogo Susilowati Sugiri Sancoko memberikan buku bacaan kepada masyarakat. Pemberian buku bacaan itu, dilakukan bersamaan dengan acara bakti sosial (baksos) PKK Ponorogo ke desa-desa di bumi reog. Dia berharap dengan buku bacaan itu, bisa mengalihkan anak untuk tidak melulu bermain dengan gawai.
“Prihatin ya anak sekarang yang lebih diasuh gadget/gawai. Maka dalam baksos ini juga kita berikan buku bacaan,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo, Susilowati Sugiri Sancoko, usai melakukan baksos di Desa Menggare Kecamatan Slahung, Selasa (06/06/2023).
Buku bacaan yang diberikan itu, berisi sesuatu yang edukatif. Berisi cerita nasehat maupun kisah yang menginspirasi. Seperti berisi cerita nabi dan tokoh inspirasi lainnya. Isi buku juga dibuat bergambar berwarna, sehingga membuat anak-anak tidak mudah bosan untuk membacanya.
“Memberikan buku yang lebih ke nasehat dan edukasi. Seperti buku perjalanan nabi-nabi dulu,” katanya.
Tidak hanya memberikan buku bacaan, Susilowati juga memberikan bibit beberapa jenis tanaman kepada masyarakat. Seperti cabai, terong dan tomat. Dia ingin warga atau ibu-ibu bisa memanfaatkan pekarangannya dengan berbagai tanaman yang produktif. Dengan begitu, Ia meyakini bahwa nantu setelah berbuah, tanaman tersebut berkontribusi dalam mengurangi pengeluaran belanja.
“Kalau sudah panen, pasti bisa mengurangi uang belanja kita. Cabai, terong dan tomat langsung metik di pekarangan, tidak perlu membeli,” katanya.
Susilowati menambahkan bahwa kegiatan baksos yang Ia lakukan hari ini, melanjutkan kegiatan baksos sebelumnya yang terjeda oleh bulan Ramadan dan Lebaran. Dari 307 Desa dan 21 Kecamatan di Ponorogo, dipilih 50 orang tidak mampu untuk menerima baksos berupa bahan-bahan pokok tersebut.
“Ide baksos PKK ini bermula dulu waktu pandemi, banyak mbah kung dan mbah uti yang tenaganya sudah sepuh, tidak mendapatkan penghasilan. Sehingga kita berikan bantuan, semoga bisa sedikit membantu mereka,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Pemkab Ponorogo Anggarkan Milyaran untuk Face Off Pedestrian Jalan Gajahmada
Tak Rekrut CPNS, BKPSDM Ponorogo Usulkan 980 Formasi PPPK
Baksos perdana setelah terjeda Ramadhan dan Lebaran itu, menyasar di Kecamatan Slahung. Sedikitnya ada 6 desa yang akan menjadi sasaran baksos oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo. Yakni di Desa Menggare, Desa Kambeng, Desa Galak, Desa Jebeng, Desa Plancungan dan Desa Ngloning. Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati (Wabup) Lisdyarita pun juga ikut dalam kegiatan baksos tersebut.
“Semoga baksos yang diberikan ini, sedikit bisa membantu warga yang memang membutuhkan,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko.
Pemberian bantuan beberapa jenis tanaman itu, kata Sugiri supaya lingkungan rumah bisa lebih hijau dan bagus. Pun dengan bantuan buku bacaan. Ia ingin menumbuhkan minat baca sedari kecil. Meski sudah ada banyak media untuk belajar, namun Sugiri meyakini buku masih membuat minat baca seseorang menjadi tumbuh. Di mulai dengan hal kecil dan sederhana saat ini. Memberikan buku bergambar, dengan cerita yang bagus.
“Tumbuhkan literasi sejak kecil. Kelak akan cerdas dan pengetahuannya luas,” pungkas Kang Giri sapaan Sugiri Sancoko. [adv/end/but]






