Mojokerto (beritajatim.com) – Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro takziah ke rumah duka korban terseret arus Sungai Banyak. Mas Pj (panggilan akrab, red) takziah ke rumah korban, Ririn Martiningsih (53) di Panderman Raya RT 01 RW 07, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Didampingi sejumlah jajaran Pemkot Mojokerto dan Camat setempat, selain menyampaikan ucapan duka, Mas Pj (sapaan akrab, red) juga menyerahkan sejumlah santunan kepada keluarga korban. Pemkot Mojokerto juga menerjunkan dinas terkait untuk mencri keberadaan korban, Ari Budi Yuwono (53).
“Alhamdulillah, salah satu korban sudah berhasil ditemukan. Kita berharap, semoga sang suami juga bisa segera ditemukan. Dari Pemkot, juga menerjunkan dinas terkait. Ada satpol PP dan juga Tagana Kota Mojokerto, yang turut terlibat langsung dalam proses pencarian,” ungkap, Sabtu (10/2/2024).
Masih kata orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini, saat ini proses pencarian dihentikan karena kondisi sudah malam. Hal tersebut berdasarkan laporan perkembangan terbaru dari Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Kabupaten Mojokerto Saiful Anam. “Sebagaimana standart operasi SAR, jadi dihentikan (kondisi sudah malam). Besok akan kita lanjutkan bersama tim BASARNAS Surabaya, yang malam ini merapat ke lokasi,” terangnya.
Sebelumnya, pasangan suami-istri (pasutri) asal Kota Mojokerto dikabarkan hanyut terbawa arus sungai saat berendam di Sungai Banyak Dusun Watutumang RW 1 RT 1, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung.
Korban diketahui atas nama Ari Budi Yuwono (53) dan Ririn Martiningsih (53) warga Panderman Raya RT 01 RW 07, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Korban Budi memakai kaos putih dan celana pendek hitam, sementara korban Ririn memakai atasan ungu dan bawah leging hitam. [tin/kun]






