Pamekasan (beritajatim.com) – Empat laga kandang (home) Madura United FC pada sisa kompetisi Super League 2025-2026, dipastikan digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Di mana sebelumnya mereka menjamu lawan di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Keempat laga kandang tersebut, masing-masing menjamu Persik Kediri, Sabtu (11/4/2026). Lawan Dewa United FC, Sabtu (25/4/2025). Melawan Bali United FC, Sabtu (5/5/2026). Serta menjamu PSM Makassar, Sabtu (23/5/2026) mendatang.
“Insya’ Allah kami pindah tempat pertandingan ke Stadion Gelora Bangkalan, untuk empat laga kandang sisa musim ini,” kata LOC Madura United FC, Mohammad Alwi, Kamis (9/4/2026).
Keseriusan pindah kandang tersebut dipastikan seiring dengan adanya upaya manajemen memindahkan beragam sarana dan sarana pertandingan dari SGMRP Pamekasan ke SGB, seperti LED (papan iklan) hingga beragam sarpras maupun perangkat pertandingan lainnya.
Bahkan pihak manajemen juga bekerja cepat untuk menjadikan SGB sebagai homebase di sisa musim ini. “Karena (SGB) sudah lama tidak dipakai Super League, tentu ada beberapa hal yang harus dibenahi agar sesuai standar regulator,” ungkapnya.
Kepastian pindah kandang tersebut juga disampaikan Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi, jika selama ini Laskar Sape Kerrab selalu menggunakan dua kandang berbeda dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
“Di awal musim kami pernah bersurat ke Pemkab Bangkalan, untuk menggelar laga home di SGB. Artinya kami pindah ke Bangkalan, karena pernah bersurat untuk berbagi home di putaran kedua,” kata Achsanul Qosasi.
Bahkan pria yang akrab disapa AQ, juga sangat berharap timnya tetap optimis dan tampil maksimal hingga kompetisi berakhir. “Entah apa yang terjadi musim ini, walaupun sudah bermain dengan semangat tinggi, tapi kami selalu diberi hasil yang tidak baik,” imbuhnya.
“Bahkan kami sampai kasihan melihat pemain, tapi kami tidak akan menyerah dengan upaya maksimal. Semoga langit SGB dan semesta Bangkalan, memberikan kemudahan. Salam Settong Dhara,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini Madura United menempati posisi zona merah degradasi dengan koleksi 20 poin berkat hasil 4 kali menang, 8 kali imbang, serta 14 kali kalah. Mereka baru memasukkan 25 gol dan kebobolan sebanyak 45 gol dari 26 laga yang dijalani.
Pada kompetisi musim ini, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu menyisakan 8 laga berbeda, masing-masing 4 laga kandang dan 4 laga tandang (away). Terdekat mereka akan menjamu Persik Kediri di SGB Madura, Sabtu (11/4/2026). [pin/suf]






