Pamekasan (beritajatim.com) – Bakal calon bupati Pamekasan, Fattah Jasin mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra bersama RPA Mujahid Anshori untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan.
Rekomendasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 08-1224/Rekom/DPP-GERINDRA/2024, ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra, H Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, H Ahmad Muzani, 6 Agustus 2024.
Dalam surat rekomendasi tersebut, Fattah Jasin dipasangkan bersama politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP), RPA Mujahid Anshori dan diserahkan langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad kepada Fattah Jasin di Surabaya, Selasa (13/8/2024) malam.
Pasangan Fattah Jasin dan Mujahid Anshori diminta untuk segera menjalin koordinasi bersama DPD, DPC, PAC hingga Pimpinan Ranting Partai Gerindra untuk menyusun dan melaksanakan kerja pemenangan di wilayah penugasan.
“Kami diminta melaksanakan kerja terukur untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas, termasuk juga melengkapi komposisi koalisi untuk memenuhi syarat minimal kursi untuk mendaftar ke KPU,” kata Fattah Jasin, Rabu (14/8/2024).
Selain itu, pihaknya juga komitmen tegak lurus bersama Gerindra dalam mengarungi perjuangan demi kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan ikhtiar bersama partai Gerindra yang menjadi partai pemenang pada Pemilu kemarin, nantinya bisa juga berbuah manis di daerah,” ungkapnya.
Sejauh ini, sosok Fattah Jasin juga sudah mendapat dukungan dan surat mandat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bertarung pada pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang.
Dengan dukungan pasti dari kedua partai politik (parpol) tersebut, Fattah Jasin dan Mujahid Anshori harus bekerja ekstra keras untuk mendapat dukungan dari parpol lain guna memenuhi batas minimal dukungan kursi.
Sebab dengan dukungan kedua parpol tersebut, Fattah Jasin dan Mujahid Anshori sementara masih memiliki 6 kursi hasil Pemilu 2024 lalu. Jumlah tersebut meliputi sebanyak 2 kursi dari Gerindra, serta 2 kursi lainnya dari PKS.
Kondisi tersebut mengharuskan mereka untuk mendapatkan tambahan minimal 3 kursi dari parpol lainnya, dan kemungkinan besar hal itu bisa dimaksimalkan melalui kursi Partai Golkar maupun Partai Demokrat. [pin/but]






