Jombang (beritajatim.com) – Pilkada Jombang 2024 semakin mengerucut. Kontestasi lima tahunan itu diprediksi hanya diikuti dua pasangan calon (paslon).
Mereka adalah pasangan petahana Mundjidah Wahab-Sumrambah dan duet Warsubi-Salmanudin Yazid. Keduanya menggelar agenda hampir bersamaan pada Selasa (27/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIB besok. Mundjidah-Sumrambah mendaftarkan diri sebagai pasangan calon bupati-wakil bupati ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) setempat.
Sedangkan pasangan Warsubi-Salman menggelar deklarasi di Hotel Yusro pada Selasa besok itu. Persiapan deklarasi tersebut sudah dilakukan mulai hari ini. Bendera partai pengusung berderet sekitar lokasi yang dijadikan tempat deklarasi pasangan ini sejak Senin (26/8/2024).
Bakal Calon Wakil Bupati Jombang Sumrambah membenarkan bahwa dirinya mendaftarkan diri ke KPU pada Selasa besok. “Benar, besok mendaftar ke KPU Jombang. Jadwalnya sekitar pukul sebelas siang,” ujar Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 ini.
Seperti diketahui, pasangan petahana sejauh ini telah mengantongi rekomendasi dari tiga partai pemilik kursi di DPRD Jombang. Yakni, dari PDI-P (10 kursi), Partai Demokrat (6 kursi), serta dari PPP (4 kursi). Sehingga totalnya ada 20 kursi.
Ketua DPC PPP Kabupaten Jombang Ema Ummiyatul Chusna mengungkapkan, rekomendasi kepada pasangan Mundjidah – Sumrambah disampaikan pada Jumat (23/8/2024) di Jakarta. Pada hari itu, Mundjidah-Sumrambah juga menerima rekomendasi dari DPP Partai Demokrat.
“Jadi pasangan Mundjidah-Sumrambah sudah mengantongi rekomendasi dari PDI-P, Partai Demokrat dan PPP. Total sebanyak 20 kursi,” ungkapnya.
Bagaimana dengan pasangan Warsubi-Salman? Pasangan ini akan melakukan deklarasi pada Selasa, 27 Agustus 2024 di Hotel Yusro Jombang. Duet Warsubi-Salman, sejauh ini telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra (8 kursi), serta PKB (12 kursi) untuk maju pada Pilkada Jombang 2024.
Selain itu, menurut Warsubi, pihaknya juga mendapat rekomendasi dari Partai Golkar (5 kursi), Partai Nasdem (2 kursi), serta PKS (3 kursi). Warsubi juga mengklaim bahwa dirinya mendapatkan dukungan dari partai non-parlemen, yakni dari PSI dan PAN.
“Tanggal 27 Agustus deklarasi pasangan bersama partai koalisi. Ada 5 partai koalisi, yaitu Gerindra, PKB, Partai Golkar, PKS dan Partai Nasdem,” ujar Warsubi, saat menghadiri acara jalan sehat di alun-alun Jombang kemarin. [suf]






